Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iran Kirim Sinyal Ancaman, Rudal Bawah Laut Siap Diluncurkan

Widi Kusnadi Editor : Rudi Hendrik - Kamis, 29 Januari 2026 - 11:24 WIB

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:24 WIB

40 Views ㅤ

Rudal Hipersonik Iran (foto: AI)

Teheran, MINA – Republik Islam Iran menampilkan jaringan terowongan rudal bawah laut kepada publik sebagai bentuk pamer kekuatan militer di tengah memuncaknya ketegangan dengan Amerika Serikat (AS).

Iran memperlihatkan fasilitas yang diklaim berisi ratusan rudal jelajah sebagai respons terhadap ancaman serangan militer yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump. Press TV melaporkan Kamis (29/1).

Dalam rekaman yang disiarkan oleh media pemerintah Iran, Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Alireza Tangsiri memandu demonstrasi fasilitas bawah laut itu yang terletak di dasar perairan Teluk Persia dan Laut Oman. Tangsiri menegaskan kesiapan angkatan laut Iran menghadapi ancaman dari luar, termasuk kemungkinan serangan AS.

Iran menyebut fasilitas bawah laut ini sebagai bagian dari strategi pertahanan yang lebih luas untuk melindungi wilayah perairannya, termasuk Selat Hormuz — jalur laut strategis yang menjadi rute transit minyak global.

Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi

Menurut pernyataan pejabat Iran, kemampuan rudal yang ditampilkan memiliki jangkauan lebih dari 1.000 kilometer dan dilengkapi sistem panduan cerdas yang dapat mengikuti sasaran hingga mencapai titik dampak.

Situasi ini terjadi bersamaan dengan retorika keras dari Presiden Trump, yang baru-baru ini mengatakan bahwa armada kapal perang AS, termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln bergerak menuju kawasan sekitar Iran sebagai bentuk tekanan terhadap Teheran agar menghentikan program nuklirnya dan masuk ke meja negosiasi.

Trump memperingatkan waktu bagi Iran “hampir habis” dan ancaman serangan militer yang lebih besar jika kesepakatan tidak segera dicapai.

Tanggapan dari Iran atas pameran kekuatan ini juga dilontarkan oleh pejabat militer lainnya yang menekankan dominasi negara itu atas Selat Hormuz dari udara, permukaan, dan bawah laut.

Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal

Iran memperingatkan bahwa setiap agresi militer terhadap kepentingannya akan dibalas “dengan kuat” dan bisa berdampak luas bagi stabilitas kawasan. Pernyataan ini mencerminkan tekad Teheran untuk mempertahankan kepentingan strategisnya di tengah tekanan internasional.

Namun kritik internasional menilai pameran fasilitas militer semacam ini bisa memperburuk ketegangan yang sudah tinggi. Para analis mengatakan bahwa demonstrasi kekuatan semacam terowongan rudal bawah laut tidak hanya menimbulkan kekhawatiran atas perlombaan senjata, tetapi juga berpotensi memicu eskalasi yang tak terduga jika salah perhitungan terjadi antara kekuatan besar di kawasan.

Konflik antara Iran dan Amerika Serikat meningkat secara signifikan sejak kebijakan maximum pressure diberlakukan oleh pemerintahan AS terhadap Republik Islam pada 2018 melalui sanksi ekonomi dan penarikan dari kesepakatan nuklir.

Iran selama ini telah membangun jaringan fasilitas rudal, termasuk gudang bawah tanah dan terowongan, sebagai bagian dari doktrin pertahanan strategisnya untuk melindungi kedaulatan negara dari ancaman eksternal, khususnya di wilayah Teluk Persia dan Selat Hormuz yang sangat strategis. []

Baca Juga: Pakta Pertahanan Mekah Siap Kerahkan Pasukan Hadapi Houthi

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Internasional
Internasional