Al-Quds, MINA – Otoritas penjajah Israel pada Senin (16/2) melarang imam Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki untuk memasuki situs tersebut selama satu pekan, beberapa hari sebelum dimulainya bulan suci Ramadan.
Pemerintah Provinsi Yerusalem mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Syekh Muhammad Ali Abbasi ditahan oleh pasukan Israel dan dilarang memasuki kompleks masjid selama seminggu. Tidak disebutkan alasan pelarangan tersebut.
Langkah ini terjadi di tengah eskalasi Israel di seluruh Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki, termasuk pembatasan masuknya jamaah dan intensifikasi penerobosan oleh pemukim ilegal ke kompleks yang rawan konflik tersebut.
Ramadan, bulan paling suci dalam kalender Islam, dijadwalkan dimulai pekan ini.
Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur
Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Masjid Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967. Israel mencaplok seluruh kota pada tahun 1980 dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
















Mina Indonesia
Mina Arabic