Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Mengemis Bantuan Ukraina untuk Tangkal Serangan Drone Iran

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 15 Maret 2026 - 07:37 WIB

Ahad, 15 Maret 2026 - 07:37 WIB

38 Views ㅤ

Penampakan drone-drone Iran. (Gambar: Tasnim Military)

Tel Aviv, MINA – Pemerintah Israel dilaporkan meminta bantuan Ukraina untuk memperkuat kemampuan pertahanan terhadap serangan drone Iran yang semakin meningkat dalam konflik yang berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Permintaan tersebut muncul setelah militer Israel menghadapi gelombang serangan drone yang dinilai sulit ditangani dengan sistem pertahanan yang ada. Media KAN melaporkan, Ahad (15/3).

Menurut laporan sejumlah media internasional, pejabat Israel bahkan berupaya menjalin komunikasi langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk membahas kemungkinan kerja sama dalam menghadapi ancaman drone Iran.

Ukraina dinilai memiliki pengalaman luas dalam menanggulangi serangan drone, khususnya sejak perang dengan Rusia yang juga menggunakan drone buatan Iran.

Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur

Selama konflik Rusia–Ukraina, pasukan Ukraina telah mengembangkan berbagai metode untuk mendeteksi, mengganggu, hingga menembak jatuh drone tipe “Shahed” yang digunakan Rusia.

Pengalaman tersebut membuat Kyiv dipandang sebagai salah satu negara dengan kemampuan paling maju dalam menghadapi serangan drone modern.

Di tengah konflik terbaru di Timur Tengah, Iran dilaporkan menggunakan drone secara luas dalam operasi militernya terhadap Israel dan sekutunya.

Serangan drone yang relatif murah namun efektif tersebut dinilai mampu membanjiri sistem pertahanan udara konvensional yang biasanya dirancang untuk menghadapi rudal berbiaya tinggi.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Langkah Israel meminta bantuan Ukraina juga memicu reaksi keras dari pihak Iran. Seorang pejabat parlemen Iran bahkan memperingatkan bahwa jika Ukraina benar-benar membantu Israel dalam perang tersebut, maka negara itu dapat dianggap ikut terlibat dalam konflik dan berpotensi menjadi target serangan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Rekomendasi untuk Anda