Israel Tahan Lima Siswa Seminari Yahudi Atas Terbunuhnya Wanita Palestina

Al-Quds, MINA – Otoritas Israel pada Ahad (7/1), menangkap lima siswa seminari Yahudi di Tepi Barat yang diduduki sehubungan dengan serangan pelemparan batu yang mengenai mobil milik warga Palestina hingga menewaskan seorang wanita, kata Badan Intelijen Domestik Israel Shin Bet.

“Para tahanan dicurigai melakukan tindakan pembunuhan,” kata Badan Keamanan Israel, Shin Bet dalam pernyataannya, namun membatasi media untuk meliput tentang penangkapan pada 30 Desember 2018 tersebut.

Aisha al-Rawbi, (47), menderita luka di kepala akibat sebuah batu yang dilemparkan ke mobilnya dekat kota Nablus, Palestina pada 12 Oktober 2018 lalu.

Shin Bet menyebut lima tahanan yang tidak disebutkan namanya. Mereka semua berusia di bawah 18 tahun dan belum dituntut secara resmi.

“Para tahanan itu telah diinterogasi sesuai dengan jalur hukum,” kata Shin Bet dalam sebuah pernyataan.

Pengacara kelima tahanan itu mengatakan, klien mereka ditahan secara terpisah dalam upaya untuk memaksakan membuat pengakuan palsu.

Tepi Barat sering terjadi ajang bentrokan antara pemukim ilegal dengan warga Palestina. (T/R03/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)