Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Terus Gempur Lebanon, 27 Orang Dilaporkan Tewas

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 21 Juni 2026 - 06:03 WIB

Ahad, 21 Juni 2026 - 06:03 WIB

20 Views ㅤ

Serangan udara Israel di Lebanon Selatan (Foto: Alli J.Anderson/X)

Beirut, MINA – Serangan militer Israel yang terus berlanjut di Lebanon menewaskan sedikitnya 27 orang, meskipun sebelumnya telah tercapai kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran yang diharapkan dapat meredakan ketegangan di kawasan.

Perkembangan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas kesepakatan damai yang baru disepakati kedua negara.

Menurut laporan otoritas Lebanon, serangan udara Israel menghantam sejumlah wilayah di Lebanon selatan dan Lembah Bekaa pada Sabtu (20/6). Di antara korban tewas terdapat warga sipil yang menjadi sasaran serangan di kawasan permukiman. Al-Mayadeen melaporkan.

Salah satu serangan bahkan menghancurkan sebuah rumah yang dihuni satu keluarga di wilayah Barish, Lebanon selatan.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Militer Israel menyatakan operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas peluncuran puluhan roket dan proyektil oleh kelompok Hizbullah ke arah pasukan Israel.

Sementara Hezbollah mengklaim Israel lebih dahulu melanggar gencatan senjata dan melakukan infiltrasi ke wilayah Lebanon, sehingga memicu eskalasi terbaru di perbatasan kedua negara.

Serangan yang terjadi hanya beberapa hari setelah nota kesepahaman AS-Iran diumumkan itu menimbulkan kekhawatiran bahwa upaya diplomasi yang sedang berlangsung dapat terganggu.

Iran sebelumnya menegaskan bahwa penghentian serangan Israel di Lebanon merupakan salah satu faktor penting bagi keberhasilan proses perdamaian yang tengah dibangun bersama Washington.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Ketegangan yang terus berlangsung di Lebanon juga berdampak pada stabilitas kawasan Timur Tengah secara lebih luas. Pemerintah Iran bahkan sempat mengancam akan mengambil langkah-langkah strategis sebagai respons terhadap serangan Israel, termasuk mengaitkannya dengan keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz yang menjadi urat nadi perdagangan energi dunia.

Sejak konflik kembali meningkat pada awal Maret 2026, ribuan warga Lebanon dilaporkan menjadi korban tewas dan luka-luka akibat serangan Israel.

Berbagai organisasi internasional terus menyerukan penghentian kekerasan dan perlindungan terhadap warga sipil, sementara upaya diplomatik untuk mencegah meluasnya konflik masih terus berlangsung. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Rekomendasi untuk Anda

Palestina
Internasional
Eropa
Dunia Islam