Jambi, MINA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus mengancam wilayah Jambi mendorong Kabupaten Muaro Jambi menaikkan status penanganan menjadi tanggap darurat, Kamis (27/8).
Penetapan status tersebut dilakukan setelah rapat koordinasi untuk menangani dampak kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Muaro Jambi. Langkah ini diambil guna memperkuat penanganan karhutla dan mencegah kebakaran meluas.
Ancaman karhutla di Jambi masih tinggi di tengah kondisi kemarau. Sejumlah wilayah terus menjadi perhatian petugas karena titik api berpotensi muncul kembali dan berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
Sebelumnya, tim gabungan juga menemukan dan memadamkan titik api di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Kabupaten Batang Hari. Kebakaran di kawasan tersebut dilaporkan telah membakar sekitar 30 hektare lahan sebelum berhasil dikendalikan.
Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi
Sementara itu, patroli dan pemadaman karhutla terus diperkuat di sejumlah wilayah Jambi, termasuk Batang Hari, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur. Petugas juga melakukan pengecekan lapangan serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah pembakaran lahan.
Di tengah ancaman tersebut, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pencegahan dan penanganan dini diperlukan agar karhutla tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak kabut asap bagi masyarakat. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic