Jambi, MINA — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Londerang, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, masih dalam penanganan tim gabungan hingga Kamis (13/8). Upaya pemadaman menghadapi kendala akses menuju lokasi dan terbatasnya sumber air.
Koordinator Wilayah Manggala Agni Provinsi Jambi, Rinaldi, mengatakan area yang berhasil dipadamkan sementara mencapai sekitar 0,2 hektare. Sementara luas keseluruhan lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan.
Kebakaran terjadi pada vegetasi sawit, semak belukar, dan pakis di kawasan dengan karakteristik tanah gambut. Api dilaporkan masih menyala hingga Kamis siang sehingga petugas terus melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk mencegah munculnya kembali bara api.
Sebanyak 69 personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Mereka berasal dari Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, serta RPK perusahaan. Petugas menggunakan sejumlah peralatan pemadaman, termasuk mesin penyedot air, selang, jetshooter, dan perlengkapan pendukung lainnya.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Sumber air yang digunakan berasal dari kanal di sekitar lokasi. Namun, kondisi kanal yang terbatas membuat petugas harus melakukan pembersihan dan memperdalam bagian tertentu agar persediaan air dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pemadaman.
Selain pemadaman dari darat, penanganan juga mendapat dukungan satu helikopter untuk operasi water bombing. Petugas menyisir sejumlah sisi api guna menghambat penyebaran kobaran, terutama pada bagian lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan.
Kondisi cuaca di sekitar lokasi terpantau cerah sejak pagi hingga sore dengan kecepatan angin sekitar 15 kilometer per jam. Satgas Karhutla masih melakukan pemadaman dan pendinginan sampai api dipastikan benar-benar padam, sekaligus mengantisipasi meluasnya kebakaran ke area lain. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
















Mina Indonesia
Mina Arabic