Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lawan Kebijakan Trump, Delegasi Kongres AS Kunjungi Denmark

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 18 Januari 2026 - 06:20 WIB

Ahad, 18 Januari 2026 - 06:20 WIB

3 Views ㅤ

Anggota parlemen AS cRIS cOONS (foto: IG)

Kopenhagen, MINA – Sekelompok anggota Kongres Amerika Serikat melakukan kunjungan ke Denmark untuk menegaskan dukungan terhadap Denmark dan wilayah otonomnya, Greenland, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Presiden AS Donald Trump terkait rencana menguasai wilayah Arktik tersebut.

Sejumlah legislator dari kedua partai, Demokrat dan Republik, tiba di Kopenhagen pada Jumat (16/1) waktu setempat untuk bertemu dengan pejabat Denmark dan Greenland dalam upaya memperkuat hubungan bilateral dan menegaskan komitmen pada prinsip kedaulatan serta kemitraan jangka panjang antara Washington dan Kerajaan Denmark.

Dalam pertemuan itu, para anggota Kongres menekankan bahwa pandangan mereka berbeda dengan retorika dari Gedung Putih, yang sebelumnya memicu protes internasional setelah Trump menyuarakan ambisi mengambil alih Greenland atas dasar keamanan nasional.

Pemimpin delegasi, Senator Chris Coons menyatakan bahwa kunjungan ini bertujuan meredakan kekhawatiran atas komentar yang dinilai menimbulkan ketidakpastian dan menegaskan kembali dukungan terhadap NATO serta hak rakyat Greenland menentukan masa depannya sendiri.

Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme

Kunjungan legislator AS tersebut berlangsung di tengah gelombang demonstrasi di Denmark maupun Greenland yang menolak rencana aneksasi yang diutarakan Trump, dengan tensi politik yang terus menjadi sorotan internasional.

Greenland merupakan wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark, memiliki posisi strategis di kawasan Arktik dengan sumber daya alam yang melimpah.

Ide Presiden AS Donald Trump untuk mengakuisisi wilayah ini memicu kritik dari sekutu NATO dan memunculkan protes di Eropa, karena dianggap melanggar prinsip kedaulatan dan hubungan antarnegara yang telah terjalin lama.

Legislator AS yang melakukan kunjungan ke Denmark berupaya menunjukkan bahwa kebijakan eksekutif Washington tidak sepenuhnya mencerminkan pandangan seluruh rakyat dan pemerintahan AS, serta menegaskan pentingnya dialog dan kerja sama berdasarkan hukum internasional. []

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda