Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maemuna Center Indonesia Berharap Koalisi Asia Pasifik untuk Quds Suarakan Perempuan

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Ahad, 30 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Ahad, 30 Agustus 2026 - 14:12 WIB

41 Views ㅤ

Siti Mutmainah, Ketua Maemuna Center Indonesia, bersama Prof Sudarnoto, Presiden APCQP (tengah) dan M Ansharullah Ketua AWG. (Dok AWG)

Jakarta, MINA – Maemuna Center Indonesia, lembaga kemanusiaan yang berfokus pada pembelaan hak-hak perempuan dan anak-anak di Palestina, berharap Koalisi Asia Pasifik untuk Quds dan Palestina (Asia Pacific Coalition for Quds and Palestine/APCQP) dapat menjadi wadah untuk menyuarakan aspirasi perempuan di seluruh Asia Pasifik.

“Saya berharap ruang perempuan di APCQP bukan sekadar menjadi sebuah divisi, tetapi menjadi wadah yang mampu menampung, menyuarakan, dan menyalurkan aspirasi perempuan serta berbagai lembaga masyarakat sipil di seluruh Asia Pasifik,” ujar Siti Mutmainah kepada MINA News, Ahad (30/8).

Ia menyebutkan, Indonesia memiliki banyak organisasi yang bergerak untuk Palestina dengan bidang dan pendekatan yang berbeda.

“Kantor Pusat APCQP yang diresmikan pekan lalu, saya harapkan di tempat itu dapat menjadi simpul yang mempertemukan kekuatan-kekuatan tersebut sehingga suara dan gerakan kita menjadi lebih kuat,” lanjut Iin, begitu ia disapa.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Iin menambahkan, lembaganya siap berkontribusi melalui pemberdayaan perempuan, isu kemanusiaan, serta pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak Indonesia di Gaza.

“Kami juga ingin membantu menghubungkan jaringan perempuan Indonesia dengan perempuan di berbagai negara Asia Pasifik, membangun kolaborasi, dan mendorong lahirnya aksi nyata untuk Palestina,” lanjutnya.

Harapannya sederhana, perempuan bukan hanya menjadi bagian dari gerakan, tetapi menjadi salah satu penggerak utama perjuangan kemanusiaan untuk Palestina.

Gerakan Literasi

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Maemuna Center Indonesia terus berupaya memperluas literasi kepalestinaan, khususnya di kalangan ibu-ibu dan perempuan Indonesia, ia menambahkan.

Salah satunya melalui webinar-webinar secara rutin dan seminar offline yang membahas Palestina dan Baitul Maqdis, sehingga pemahaman tentang pentingnya Baitul Maqdis dapat semakin merata.

“Kami juga ingin mengembangkan bahan-bahan literasi dalam bentuk buku yang membahas Baitul Maqdis dan Palestina, termasuk buku yang dikemas secara sederhana dan menarik agar mudah dipahami oleh anak-anak, sejak usia dini,” ujarnya.

Harapannya, literasi ini tidak hanya menjangkau perempuan dan anak-anak di Indonesia, tetapi jika memungkinkan dapat berkembang hingga ke berbagai negara di dunia. Dengan begitu, perempuan dapat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran dan pengetahuan generasi tentang Palestina dan Baitul Maqdis.

Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil

Rumah Sakit Ibu dan Anak di Gaza

Dengan terbukanya ruang kolaborasi melalui APCQP, dia melihat peluang untuk memperluas dukungan terhadap pembangunan RSIA Indonesia di Gaza menjadi semakin besar.

“Kita dapat membangun kerja sama dengan berbagai elemen, baik lembaga masyarakat sipil, organisasi, pemerintah, maupun jejaring kemanusiaan dari berbagai negara Asia Pasifik,” ujarnya.

Perempuan dari berbagai negara juga dapat mengambil peran dalam mendukung inisiatif ini. Tidak selalu harus dalam bentuk dana, tetapi bisa melalui menyebarluaskan informasi, mengkampanyekan program, membangun kesadaran publik, menggalang dukungan, maupun berkontribusi melalui keahlian dan kapasitas masing-masing.

Baca Juga: Tenggelamnya KM Virgo, Polisi Tetapkan 4 Orang sebagai Tersangka

“Saya berharap RSIA Indonesia di Gaza yang sangat dibutuhkan warga di Jalur Gaza, dapat menjadi simbol solidaritas dan gotong royong perempuan Asia Pasifik untuk perempuan dan anak-anak Palestina. Semakin banyak pihak yang terlibat, insya-Allah semakin besar pula harapan agar rumah sakit ini dapat segera terwujud dan memberikan manfaat bagi masyarakat Gaza,” imbuhnya.

Strategi ke Depan

Strategi Maemuna Center Indonesia ke depan adalah membangun jejaring seluas-luasnya dan membuka kolaborasi dengan berbagai pihak, baik lembaga masyarakat sipil, pemerintah, organisasi, akademisi, maupun komunitas, khususnya yang memiliki perhatian terhadap isu perempuan dan anak.

“Bagi kami, diplomasi perempuan adalah bagaimana perempuan membangun jejaring, menjembatani berbagai pihak, menyampaikan aspirasi, dan menghadirkan kerja sama nyata untuk tujuan kemanusiaan,” ujar Siti Mutmainah, Ketua Maemuna Center Indonesia.

Baca Juga: Anak Krakatau Erupsi Dua Kali, Abu Vulkanik Bergerak ke Barat Laut

Ia berharap Lembaga filantropinya menjadi ruang terbuka untuk bertemu, berdiskusi, dan bersinergi dengan berbagai pihak. Sehingga semakin banyak perempuan yang terlibat dan semakin luas pula dampak yang dapat diberikan, khususnya bagi perempuan dan anak-anak Palestina. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Rupiah Hari Ini Rp17.914 per Dolar AS

Rekomendasi untuk Anda