Al-Quds, MINA – Untuk hari ketujuh berturut-turut, otoritas penjajah Israel memperketat penutupan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem yang Diduduki, menghalangi ribuan warga Palestina untuk melaksanakan Shalat Jumat dengan alasan keamanan.
Palestinian Information Center (PIC), Jumat (6/3) melaporkan, meskipun gema takbir dan azan subuh berkumandang di seluruh Yerusalem yang Diduduki menandai jumat ketiga Ramadhan, kesunyian menyelimuti pelataran Masjid Al-Aqsa yang tetap kosong dari para jamaah.
Otoritas penjajah Israel memperketat kontrol militer di pintu masuk Kota Tua dan gerbang masjid, mencegah ribuan warga Palestina menghadiri Shalat Jumat.
Warga Palestina di Yerusalem yang Diduduki memandang langkah ini sebagai bagian dari kampanye keagamaan sistematis yang menargetkan identitas dan kesucian situs suci tersebut.[]
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic