Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

MUI Kecam Zionis Israel Gunakan Senjata Thermal di Gaza

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 16 Februari 2026 - 20:35 WIB

Senin, 16 Februari 2026 - 20:35 WIB

10 Views ㅤ

Prof Sudarnoto Abdul Hakim (foto: MINA)

Jakarta, MINA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam keras penggunaan senjata thermal atau bom vakum oleh Israel dalam agresi militernya di Jalur Gaza, yang disebut menyebabkan ribuan warga sipil Palestina lenyap tanpa jejak.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim mengaku terkejut dan geram setelah membaca hasil investigasi Al Jazeera terkait dugaan penggunaan senjata tersebut yang dilaporkan menelan korban hingga 2.842 orang.

Menurut Sudarnoto, apabila laporan itu terbukti benar, maka tindakan tersebut bukan sekadar pelanggaran hukum perang, melainkan bentuk kebiadaban yang melampaui batas kemanusiaan dan nurani paling dasar.

Ia menjelaskan, senjata yang mampu menghasilkan suhu ekstrem hingga ribuan derajat Celsius dan menghancurkan tubuh manusia tanpa sisa bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum humaniter internasional serta dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.

Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

Sudarnoto menegaskan bahwa penggunaan senjata semacam itu merupakan pelanggaran serius terhadap Konvensi Jenewa, dan dunia internasional tidak boleh diam atau menerapkan standar ganda dalam penegakan hukum serta hak asasi manusia.

MUI juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional segera membentuk investigasi independen yang kredibel, memastikan perlindungan warga sipil, serta menghentikan pasokan senjata yang berpotensi memperparah penderitaan rakyat Palestina.

Agresi militer Israel di Gaza sejak Oktober 2023 telah menyebabkan kehancuran luas, korban sipil yang sangat besar, serta krisis kemanusiaan berkepanjangan, yang terus memicu seruan global agar penjajahan dihentikan dan keadilan ditegakkan demi terwujudnya perdamaian yang sejati. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina

Rekomendasi untuk Anda