Tel Aviv, MINA – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada Ahad (29/3) bahwa ia telah memerintahkan militer untuk memperluas pendudukan di Lebanon selatan, dan bersumpah untuk melanjutkan serangan sampai Israel mencapai tujuannya, lapor Anadolu.
“Israel bertekad untuk secara fundamental mengubah situasi di utara,” kata Netanyahu dalam pernyataan video yang dirilis di platform X.
Ia mengatakan operasi militer di Lebanon akan terus berlanjut, menambahkan bahwa pasukan Israel akan bertindak dengan kekuatan sampai tujuan mereka tercapai.
Tentara Israel telah membombardir Lebanon dengan serangan udara dan melancarkan serangan darat di Lebanon selatan sejak serangan lintas batas oleh Hizbollah pada 2 Maret.
Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme
Kawasan tersebut telah siaga sejak AS dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur sekaligus mengganggu pasar global dan penerbangan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
















Mina Indonesia
Mina Arabic