Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Netanyahu vs Mamdani, Penjahat Perang dan Tuduhan Dukung Hamas Mengemuka Jelang Sidang PBB

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Rabu, 23 September 2026 - 16:47 WIB

Rabu, 23 September 2026 - 16:47 WIB

41 Views ㅤ

Ilustrasi Zohran Mamdani vs Benyamin Netanyahu (foto: dok MINA)

New York, MINA — Perseteruan antara Wali Kota New York Zohran Mamdani dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengemuka menjelang Sidang Majelis Umum PBB ke-81. Mamdani menyebut Netanyahu sebagai “penjahat perang”, sementara Netanyahu membalas dengan menuduh wali kota New York itu mendukung Hamas.

Mamdani menyampaikan pernyataan tersebut, Senin (21/9). Ia juga mengatakan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terhadap Netanyahu semestinya dihormati sebagai bagian dari upaya menegakkan akuntabilitas hukum internasional.

Mamdani sebelumnya pernah menyatakan akan menangkap Netanyahu jika PM Israel tersebut datang ke New York. Namun, pada Juli 2026, ia mengakui bahwa sebagai wali kota New York dirinya tidak memiliki kewenangan hukum untuk melaksanakan penangkapan tersebut.

Netanyahu merespons pernyataan itu melalui video yang dirilis Selasa (22/9). Ia menuduh Mamdani mendukung Hamas serta menghasut kerusuhan terhadap warga Yahudi di New York dan mengatakan akan menyampaikan pandangannya mengenai wali kota tersebut dalam pidatonya di PBB.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Mamdani membantah tuduhan tersebut dan sebelumnya telah menyatakan penolakannya terhadap antisemitisme. Ia mengatakan kritiknya terhadap kebijakan pemerintah Israel tidak semestinya disamakan dengan kebencian terhadap warga Yahudi.

ICC menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant pada November 2024 terkait dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam situasi di Gaza. Israel menolak tuduhan tersebut dan tidak mengakui yurisdiksi ICC.

Netanyahu dijadwalkan menyampaikan pidato di Sidang Majelis Umum PBB pada Kamis (24/9). Ia mengatakan akan menggunakan forum tersebut untuk membela tindakan militer Israel terhadap Hamas sekaligus merespons kritik yang diarahkan kepadanya dan pemerintah Israel.

Perselisihan keduanya berlangsung ketika isu Gaza menjadi salah satu perhatian utama Sidang Majelis Umum PBB tahun ini. Mamdani menyoroti akuntabilitas atas perang Gaza, sedangkan Netanyahu menyatakan akan menggunakan forum PBB untuk menyampaikan posisi Israel mengenai operasi militernya. []

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Rekomendasi untuk Anda