Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pajak Inggris Diduga Digunakan untuk Biayai Terapi Tentara Israel

Arina Islami Editor : Widi Kusnadi - Jumat, 18 September 2026 - 07:21 WIB

Jumat, 18 September 2026 - 07:21 WIB

1442 Views ㅤ

Tentara Israel (foto: IG)

London, MINA — Dana pajak Inggris diduga digunakan untuk membantu membiayai terapi bagi tentara Zionis Israel yang menyerang  Jalur Gaza. Temuan tersebut diungkap dalam investigasi terbaru Declassified UK, melansir Al Jazeera, Kamis (17/9).

Investigasi itu menyoroti UK Toremet, lembaga amal yang terdaftar di Inggris dan disebut menyalurkan donasi kepada sejumlah proyek di permukiman Zionis Israel ilegal di Tepi Barat.

Declassified juga melaporkan bahwa UK Toremet menyalurkan dana kepada Yahalom Foundation, organisasi yang memberikan dukungan kepada anggota aktif dan veteran unit teknik elite militer Zionis Israel, Yahalom.

Email yang diperoleh Declassified menunjukkan Yahalom Foundation meminta pendukungnya di Inggris menyalurkan donasi melalui UK Toremet, yang disebut sebagai “platform mitra terdaftar” di Inggris.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Melalui skema Gift Aid, lembaga amal di Inggris dapat memperoleh tambahan 25 pence dari setiap 1 poundsterling donasi yang memenuhi syarat.

Aturan resmi HM Revenue & Customs (HMRC) mengatur bahwa donasi yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh tambahan tersebut.

Yahalom Foundation sebelumnya menawarkan sejumlah program kepada para donatur Inggris.

Di antaranya paket terapi senilai 5.000 poundsterling untuk tentara yang kembali dari Gaza, perawatan psikologis individual, serta pembangunan ruang peringatan senilai 100.000 poundsterling bagi tentara yang tewas dalam dinas.

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

“Pada dasarnya kami memberikan terapi kepada tentara IDF yang menyebabkan kehancuran ini,” kata Martin Williams, kepala investigasi Declassified, dalam video tersebut.

Unit Yahalom merupakan unit teknik elite militer Zionis Israel yang memiliki keahlian dalam bahan peledak dan penghancuran terowongan.

Declassified melaporkan unit tersebut berperan dalam serangan militer Zionis Israel di Gaza, termasuk penghancuran infrastruktur sipil.

Seorang juru bicara militer Zionis Israel sebelumnya mengatakan unit Yahalom beroperasi di berbagai wilayah Gaza.

Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka

Salah seorang anggotanya juga pernah berbicara mengenai penghancuran bangunan dan operasi di dalam rumah sakit Palestina.

Williams mengatakan kehancuran di Gaza akan berbeda jika unit Yahalom tidak terlibat dalam serangan militer.

Temuan tersebut menjadi sorotan karena Charity Commission, lembaga yang mengawasi badan amal di Inggris dan Wales, sebelumnya telah memperingatkan bahwa badan amal Inggris tidak boleh memberikan bantuan atau perlengkapan militer kepada angkatan bersenjata asing.

Pada Januari 2025, Charity Commission bahkan memberikan peringatan resmi kepada sebuah badan amal Inggris setelah ditemukan penggalangan dana untuk seorang tentara militer Zionis Israel.

Baca Juga: Netanyahu Ancam akan Lakukan Lebih Banyak Pembunuhan di Gaza

Lembaga tersebut menyatakan bantuan kepada tentara dari militer asing bukan tujuan amal yang sah.

Namun, Charity Commission juga menjelaskan bahwa dalam kondisi tertentu badan amal dapat memberikan bantuan kesehatan atau kesejahteraan kepada individu yang pernah atau sedang menjadi anggota militer asing, selama kegiatan tersebut memenuhi tujuan amal yang sah.

UK Toremet mengatakan dana yang diberikan kepada Yahalom Foundation digunakan khusus untuk pengobatan PTSD bagi penerima manfaatnya.

UK Toremet juga membantah bahwa pihaknya merupakan “platform mitra” Yahalom Foundation.

Baca Juga: Oposisi Israel Sebut Butuh Waktu Bertahun-tahun untuk Tarik Pasukan dari Gaza

Lembaga tersebut mengatakan setiap permintaan donasi akan dinilai oleh pengurus berdasarkan hukum amal dan perpajakan Inggris.

Investigasi terbaru ini muncul setelah Declassified sebelumnya menelusuri hubungan UK Toremet dengan organisasi yang beraktivitas di permukiman Zionis Israel ilegal di Tepi Barat.

Dalam laporan 15 September 2026, Declassified menyebut enam badan amal Inggris diduga menyalurkan lebih dari 1,7 juta poundsterling kepada penerima di permukiman Zionis Israel di Tepi Barat dalam tiga tahun terakhir.

Declassified juga sebelumnya melaporkan organisasi Israel Shivat Zion menawarkan bantuan kepada warga Inggris yang ingin pindah ke salah satu permukiman ilegal di Tepi Barat dan menyebut donasi dapat disalurkan melalui UK Toremet.

Baca Juga: Survei Jelang Pemilu Israel, Netanyahu Kalah dari Oposisi

UK Toremet mengatakan tidak memiliki hubungan aktif dengan Shivat Zion dan tidak memberikan hibah kepada organisasi tersebut dalam 12 bulan sebelumnya.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Gencatan Senjata Terus Dilanggar, Empat Warga Gaza Gugur Akibat Israel

Rekomendasi untuk Anda