Tepi Barat, MINA – Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina pada Senin (23/2) mengecam pembakaran sebagian masjid di kota Nablus, Tepi Barat yang diduduki, oleh pemukim ilegal Israel sebagai kejahatan yang mencerminkan kebiadaban mesin hasutan rasis Israel.
“Geng-geng ini menyerang situs-situs suci Islam dan properti warga setiap hari, dengan peningkatan sistematis dalam frekuensi dan sifatnya,” kata kementerian dalam sebuah pernyataan.
Kementerian mengatakan, 45 masjid telah diserang oleh pemukim ilegal, di bawah perlindungan pasukan Israel tahun lalu.
Menurut saksi mata, pemukim ilegal menyerbu kota Tal, sebelah barat Nablus, Senin dini hari dan membakar sebagian Masjid Abu Bakr Al-Siddiq.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Pintu masuk dan fasad masjid rusak dengan pemukim menyemprotkan slogan-slogan rasis di dinding luarnya, termasuk nama kelompok “Price Tag.”
“Price Tag” adalah kelompok sayap kanan yang dibentuk pada Juli 2008, yang bertujuan merebut tanah-tanah yang diduduki, meneror warga Palestina dan mencegah mereka melawan pendudukan Israel yang telah berlangsung puluhan tahun.
Pembakaran sebagian Masjid Abu Bakr al-Siddiq dengan jelas menunjukkan kebiadaban yang telah dicapai oleh mesin hasutan rasis Israel terhadap situs-situs suci Islam dan Kristen di Palestina,” kata kementerian itu.
“Serangan berulang terhadap situs-situs suci, termasuk pembakaran, penutupan, dan pencegahan azan, tidak lain adalah bukti kebiadaban ganas yang menjadi dasar tindakan pendudukan,” katanya.
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
“Kejahatan ini telah melampaui semua hukum agama dan peraturan internasional yang menjamin kebebasan beribadah dan pendirian tempat ibadah,” tambah kementerian itu.
Sekitar 770.000 pemukim ilegal Israel tinggal di ratusan permukiman dan pos-pos terdepan di Tepi Barat yang diduduki, termasuk 250.000 di Yerusalem Timur, melakukan serangan setiap hari terhadap warga Palestina dengan tujuan memaksa mereka mengungsi.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka
















Mina Indonesia
Mina Arabic