Nusa Tenggara Timur, MINA – Tim SAR gabungan hingga kini masih melakukan pencarian terhadap Pelatih Timnas B sepak bola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, bersama tiga anaknya yang menjadi korban kapal tenggelam di Perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Memasuki hari ketiga operasi pencarian, keempat korban belum ditemukan dan belum dinyatakan meninggal dunia oleh otoritas terkait.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, menegaskan bahwa hingga saat ini status korban masih dalam pencarian.
“Korban masih dalam pencarian. Belum ada status meninggal,” kata Fathur Rahman kepada wartawan, Ahad (28/12).
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Ia menjelaskan, operasi pencarian terus dilanjutkan dengan mengerahkan unsur SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta pihak terkait lainnya. Pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian dan perairan yang berpotensi menjadi titik hanyut korban.
Menurut Fathur, kondisi cuaca dan karakteristik arus laut di wilayah perairan Pulau Padar menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian. Meski demikian, tim SAR tetap berupaya maksimal dengan memperluas area pencarian, baik melalui jalur laut maupun udara.
Insiden kapal tenggelam tersebut terjadi di kawasan perairan wisata yang berada dalam wilayah Taman Nasional Komodo, salah satu destinasi unggulan nasional yang kerap dilalui kapal wisata dan transportasi laut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Basarnas masih terus melakukan koordinasi lintas instansi serta pemantauan intensif di lapangan, sambil berharap korban dapat segera ditemukan. []
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic