Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah Targetkan Renovasi 60 Ribu Sekolah pada 2026

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Ali Farkhan Tsani - Selasa, 13 Januari 2026 - 21:28 WIB

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:28 WIB

12 Views ㅤ

Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/25). (Foto: Youtube BPMI Setpres)

Malang, MINA — Pemerintah menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional melalui percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur sekolah di seluruh Indonesia. Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, pada 2026, pemerintah menargetkan renovasi 60.000 sekolah dari total sekitar 300.000 sekolah yang tersebar di berbagai daerah.

“Program ini merupakan bagian dari rencana jangka menengah guna memastikan seluruh fasilitas pendidikan memiliki standar kelayakan yang memadai,” ucap Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1).

Ia mengatkan, pemerintah menilai pendidikan memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional.

“Pendidikan tidak hanya berfungsi meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penguatan demokrasi,” jelas presiden.

Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

Selain renovasi sekolah, pemerintah juga tengah membangun kampus baru SMA Taruna Nusantara di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Sulawesi Utara, dan Sumatra Selatan. Seluruh kampus tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Desember 2026.

Dalam rangka memperluas akses pendidikan berkualitas, pemerintah juga merencanakan pembentukan sedikitnya 20 sekolah unggulan baru dengan nama SMA Garuda. Ke depan, setiap provinsi ditargetkan memiliki minimal satu SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda.

Pemerintah turut mencanangkan pembangunan sekolah unggulan terintegrasi di setiap kabupaten dengan target sekitar 500 sekolah dalam empat tahun ke depan. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi unggul yang memiliki daya saing global.

Pemerintah menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter, akhlak, dan integritas di lingkungan sekolah. Seluruh pimpinan lembaga pendidikan, kepala sekolah, dan tenaga pendidik diminta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi melahirkan generasi yang patriotik, jujur, dan berakhlak mulia. []

Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Indonesia
Indonesia