Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemukim Ilegal Zionis Serang Warga Sipil Palestina, 2 Meninggal Dunia

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 20 Juli 2026 - 14:03 WIB

Senin, 20 Juli 2026 - 14:03 WIB

28 Views ㅤ

Pemukim ilegal Zionis Israel. (Foto: PIC)

Ramallah, MINA – Dua warga sipil Palestina dilaporkan meninggal dunia setelah sekelompok pemukim ilegal Zionis Israel menyerang sebuah desa di wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Serangan yang disertai aksi kekerasan itu juga menyebabkan sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka serta memicu ketegangan baru di wilayah pendudukan. Wafa melaporkan, Senin (20/7).

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, korban meninggal dunia ditembak dalam insiden yang terjadi ketika pemukim Israel menyerbu desa tersebut.

Selain melepaskan tembakan, para pelaku juga dilaporkan membakar properti milik warga dan merusak sejumlah bangunan. Petugas medis bersama warga setempat segera mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat, sementara aparat keamanan Israel dilaporkan berada di lokasi saat bentrokan berlangsung.

Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang

Pemerintah Palestina mengecam keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai bagian dari meningkatnya kekerasan yang dilakukan pemukim di bawah perlindungan pasukan pendudukan Israel.

Otoritas Palestina mendesak masyarakat internasional segera mengambil langkah konkret untuk memberikan perlindungan kepada warga sipil Palestina serta menghentikan aksi kekerasan yang terus berulang di Tepi Barat.

Dalam beberapa bulan terakhir, intensitas serangan pemukim Israel terhadap desa-desa Palestina di Tepi Barat terus meningkat.

Berbagai organisasi hak asasi manusia melaporkan insiden berupa penembakan, pembakaran rumah, perusakan kebun zaitun, hingga penyerangan terhadap kendaraan warga Palestina. Situasi tersebut semakin memperburuk kondisi keamanan di wilayah yang telah lama berada di bawah pendudukan Israel.

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan sejumlah organisasi internasional berulang kali menyatakan bahwa permukiman Israel di Tepi Barat melanggar hukum internasional, termasuk Konvensi Jenewa Keempat.

Meski demikian, pembangunan permukiman baru dan aksi kekerasan oleh pemukim dilaporkan masih terus berlangsung, sehingga mempersempit peluang terciptanya solusi dua negara yang selama ini didorong komunitas internasional.

Serangan terbaru ini menambah panjang daftar korban sipil di Tepi Barat di tengah masih berlangsungnya perang di Jalur Gaza. Kekerasan di wilayah pendudukan menunjukkan bahwa konflik Palestina-Israel tidak lagi hanya terpusat di Gaza, tetapi juga semakin meluas ke Tepi Barat. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Israel Lanjutkan Serangan di Gaza, Lima Warga Palestina Syahid 

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia