Tel Aviv, MINA – Presiden Argentina Javier Milei tiba di Israel pada Ahad (19/4) untuk kunjungan resmi dan akan membuka kedutaan besar negaranya di Yerusalem, lapor media Israel.
Milei bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Ahad malam, dan keduanya menyampaikan pernyataan bersama setelah pembicaraan mereka, lapor portal berita The Times of Israel.
Mereka juga menandatangani nota kesepahaman tentang keamanan dan kecerdasan buatan, demikian menurut outlet tersebut.
Selama kunjungannya, Milei akan meresmikan kedutaan besar Argentina untuk Israel di Yerusalem, tambah surat kabar itu.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Perjalanan ini menandai kunjungan ketiga Milei ke Israel sejak ia menjabat pada Desember 2023. Ia dijadwalkan kembali ke Argentina pada Selasa (21/4) sore.
Milei pertama kali mengumumkan rencana untuk memindahkan kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem pada kunjungannya ke Israel pada Februari 2024 dan mengulanginya pada November bahwa misi baru tersebut akan diresmikan pada musim semi.
Saat ini, hanya segelintir negara yang mempertahankan kedutaan mereka di Yerusalem, termasuk Amerika Serikat, Kosovo, Honduras, Guatemala, Papua Nugini, dan Paraguay.
Sebagian besar negara menolak memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem, karena menganggap tindakan tersebut sebagai pengakuan tersirat atas klaim sepihak Israel atas kota itu sebagai ibu kotanya.
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
Palestina menganggap Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan mereka, berdasarkan resolusi internasional yang tidak mengakui pendudukan Israel atas kota tersebut pada 1967 atau aneksasinya pada 1980.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Israel Lanjutkan Serangan di Gaza, Lima Warga Palestina Syahid
















Mina Indonesia
Mina Arabic