Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Rp820,9 Triliun, MBG Rp240 Triliun

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:41 WIB

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:41 WIB

8 Views ㅤ

Program MBG menuai polemik (foto: Info pendidikan)

Jakarta, MINA – Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Dari anggaran tersebut, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat alokasi sekitar Rp240 triliun dengan sasaran sekitar 60,6 juta penerima manfaat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan alokasi tersebut dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026). Ia menyebut anggaran MBG berada di kisaran Rp240 triliun untuk mendukung pelaksanaan program pada tahun mendatang.

Secara keseluruhan, anggaran pendidikan 2027 meningkat dibandingkan alokasi 2026 yang disebut sebesar Rp720,8 triliun. Kenaikan tersebut diarahkan untuk memperluas akses pendidikan, memberikan dukungan kepada peserta didik dan guru, serta pembangunan dan renovasi fasilitas pendidikan.

Dalam rincian yang disampaikan, pemerintah menyiapkan Rp15,9 triliun untuk Program Indonesia Pintar (PIP) yang ditujukan kepada sekitar 22,1 juta siswa. Sementara Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah memperoleh alokasi Rp17 triliun untuk mendukung sekitar 1,1 juta mahasiswa.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Dukungan juga diberikan melalui Tunjangan Profesi Guru bagi sekitar 1,3 juta guru non-PNS dan sekitar 1,7 juta guru Aparatur Sipil Negara Daerah (ASND).

Pemerintah turut mengalokasikan anggaran untuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi sekitar 54,2 juta siswa serta Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD bagi sekitar 6,3 juta peserta didik.

Kebijakan anggaran tersebut menjadi bagian dari arah fiskal pemerintah untuk 2027. Kementerian Keuangan sebelumnya menyebut RAPBN 2027 dirancang dengan defisit dalam kisaran 1,80–2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Sementara pemerintah menekankan peningkatan kualitas belanja agar mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus kesejahteraan masyarakat. []

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Rupiah di Angka Rp17.577, Pasar Cermati Inflasi AS dan Konflik Timur Tengah
Indonesia
Indonesia
Indonesia
Indonesia
Indonesia