Jakarta, MINA — Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan Rabu (9/9) ke level Rp17.577 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut menguat 55 poin atau 0,31 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.632 per dolar AS.
Mengutip data Bloomberg, penguatan rupiah terjadi ketika dolar AS berada di bawah tekanan sentimen domestik Amerika Serikat. Data Yahoo Finance pada waktu yang sama juga menunjukkan rupiah menguat ke Rp17.613 per dolar AS dari posisi pembukaan sebelumnya Rp17.631.
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan pergerakan rupiah sepanjang perdagangan Rabu masih fluktuatif dan berpotensi kembali melemah. Rupiah diproyeksikan bergerak dalam rentang Rp17.630 hingga Rp17.670 per dolar AS.
Salah satu sentimen yang diperhatikan pasar adalah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Peringatan pejabat Iran mengenai kemungkinan sasaran terhadap infrastruktur minyak dan gas di kawasan Teluk turut meningkatkan perhatian pelaku pasar terhadap risiko geopolitik dan harga energi.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Dari Amerika Serikat, pasar juga menunggu sejumlah data ekonomi penting, yakni Indeks Harga Produsen (PPI) yang dijadwalkan rilis Kamis dan Indeks Harga Konsumen (CPI) pada Jumat. Data inflasi tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Ibrahim menyebut pasar memperhitungkan peluang sekitar 60 persen terhadap kenaikan suku bunga The Fed pada pekan berikutnya. Perkiraan tersebut turut dipengaruhi data ketenagakerjaan AS yang relatif kuat pada pekan sebelumnya.
Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari meningkatnya cadangan devisa Indonesia. Bank Indonesia mencatat cadangan devisa mencapai 146,5 miliar dolar AS pada akhir Agustus 2026, naik dari 145,3 miliar dolar AS pada akhir Juli. Sementara itu, JISDOR BI pada 8 September tercatat Rp17.618 per dolar AS. []
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic