Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rupiah di Angka Rp17.698 per Dolar AS di Awal Pekan Ini

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 24 Agustus 2026 - 10:40 WIB

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:40 WIB

35 Views ㅤ

Kurs rupiah terhadap dolar AS (foto: Ist)

Jakarta, MINA – Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (24/8). Rupiah berada di level Rp17.698 per dolar AS, turun empat poin atau 0,02 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Pelemahan tersebut menunjukkan pergerakan rupiah masih terbatas pada awal perdagangan pekan ini. Pelaku pasar terus mencermati perkembangan ekonomi global dan arah kebijakan moneter AS yang menjadi salah satu faktor penting pergerakan nilai tukar mata uang negara berkembang.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) terus memantau perkembangan pasar valuta asing untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Data BI menunjukkan JISDOR pada 20 Agustus 2026 berada di level Rp17.779 per dolar AS, setelah sebelumnya tercatat Rp17.844 pada 19 Agustus.

Pergerakan rupiah juga tidak terlepas dari dinamika dolar AS di pasar internasional. Perubahan ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga bank sentral AS, imbal hasil surat utang pemerintah AS, serta kondisi geopolitik dapat memengaruhi arus modal dan sentimen investor terhadap aset di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

Pelemahan rupiah perlu diperhatikan karena perubahan nilai tukar dapat memengaruhi berbagai aktivitas ekonomi, terutama transaksi yang berkaitan dengan impor dan pembayaran dalam dolar AS.

Sebaliknya, eksportir yang menerima pendapatan dalam dolar dapat memperoleh nilai rupiah yang lebih besar ketika mata uang domestik melemah.

Meski demikian, pergerakan pada awal perdagangan belum dapat menjadi gambaran arah rupiah sepanjang hari. Pelaku pasar masih akan mencermati sentimen global maupun domestik hingga penutupan perdagangan.

Stabilitas nilai tukar menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. []

Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Indonesia
Rupiah di Angka Rp17.577, Pasar Cermati Inflasi AS dan Konflik Timur Tengah
Indonesia
Indonesia