Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ratusan Warga AS Ikuti Doa Bersama Korban Penembakan Masjid San Diego

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Rabu, 20 Mei 2026 - 20:49 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:49 WIB

81 Views ㅤ

Tragedi penembakan di masjid San Diego, AS (foto: X)

San Diego, MINA – Suasana haru menyelimuti aksi doa bersama untuk para korban penembakan di sebuah masjid di San Diego, California, Amerika Serikat. Ratusan warga Muslim dan lintas agama berkumpul untuk memberikan penghormatan sekaligus menyampaikan dukungan kepada keluarga korban tragedi yang mengguncang komunitas Islam setempat itu.

Dalam kegiatan yang berlangsung di area sekitar masjid, para peserta tampak membawa bunga, lilin, serta poster berisi pesan perdamaian dan penolakan terhadap kekerasan. Anadolu melaporkan, Rabu (20/5).

Sejumlah tokoh agama menyampaikan doa dan seruan agar masyarakat tetap menjaga persatuan di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap aksi kebencian berbasis agama di Amerika Serikat.

Peristiwa penembakan tersebut sebelumnya menewaskan lima orang, termasuk penjaga masjid bernama Amin Abdullah yang disebut berusaha melindungi anak-anak sekolah Islam dari serangan pelaku.

Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme

Aksi heroik Amin mendapat perhatian luas dan disebut banyak pihak sebagai bentuk pengorbanan luar biasa demi menyelamatkan nyawa jamaah lain di kompleks Islamic Center San Diego.

Tokoh Muslim Amerika, termasuk para imam dan aktivis komunitas, turut hadir dalam doa bersama tersebut. Mereka menegaskan bahwa tragedi itu tidak boleh memecah hubungan antarumat beragama yang selama ini telah terjalin baik di San Diego.

Sejumlah pemuka agama Kristen dan Yahudi juga ikut hadir sebagai bentuk solidaritas terhadap komunitas Muslim setempat.

Insiden penembakan masjid di California kembali memunculkan kekhawatiran tentang meningkatnya Islamofobia dan kejahatan kebencian di sejumlah negara Barat.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Organisasi hak sipil Muslim di Amerika mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap rumah ibadah dan meningkatkan langkah pencegahan terhadap aksi ekstremisme bersenjata.

Di tengah duka yang mendalam, aksi doa bersama tersebut menjadi simbol persatuan dan keteguhan komunitas Muslim dalam menghadapi tragedi.

Para peserta berharap peristiwa itu menjadi momentum untuk memperkuat toleransi, mempererat solidaritas kemanusiaan, serta menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap tempat ibadah dan warga sipil. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Rekomendasi untuk Anda

Info MINA
Amerika
Internasional