Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ribuan Lajang Ikuti Nikah Fest 2026, Ikhtiar Islami Mencari Pasangan Hidup

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 28 Juni 2026 - 22:37 WIB

Ahad, 28 Juni 2026 - 22:37 WIB

29 Views ㅤ

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag, Abu Rokhmad (foto: IG)

Jakarta, MINA – Nikah Fest 2026 memiliki program unggulan bernama ” Golek Garwo” menjadi wadah bagi ribuan lajang Indonesia yang ingin mencari pasangan hidup melalui proses yang sehat, aman, dan sesuai nilai-nilai agama.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam sambutannya yang disampaikan melalui rekaman video, memberikan apresiasi dan pesan mendalam kepada para peserta.

Program yang diinisiasi sebagai bagian dari rangkaian Peaceful Muharram 1448 H ini diikuti oleh sekitar 1.000 peserta.

Kegiatan digelar di Jakarta pada Ahad (28/6) dengan konsep ta’aruf tersebut diharapkan tidak hanya mempertemukan calon pasangan, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

“Ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memfasilitasi masyarakat yang telah siap secara usia, mental, dan ekonomi,” ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag, Prof Abu Rokhmad.

Penyelenggara juga menyiapkan berbagai kegiatan edukatif, seperti seminar pranikah, konsultasi keluarga, hingga pembekalan mengenai kesiapan mental, spiritual, dan ekonomi sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

Fenomena meningkatnya usia menikah di Indonesia menjadi salah satu latar belakang penyelenggaraan Nikah Fest 2026. Berbagai faktor, mulai dari pertimbangan pendidikan, karier, hingga kesulitan menemukan pasangan yang sesuai, dinilai turut memengaruhi tren tersebut.

Melalui forum yang terstruktur, peserta diharapkan dapat berkenalan dalam suasana yang lebih terbuka, tetap menjaga etika, serta mengedepankan nilai-nilai kesopanan.

Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina

Dalam perspektif pembangunan keluarga, pernikahan tidak hanya dipandang sebagai ikatan antara dua individu, tetapi juga sebagai fondasi terbentuknya keluarga yang berkualitas.

Oleh karena itu, selain memfasilitasi proses ta’aruf, Nikah Fest 2026 juga menghadirkan materi mengenai hak dan kewajiban suami istri, komunikasi dalam rumah tangga, pengelolaan keuangan keluarga, hingga upaya mencegah perceraian melalui penguatan ketahanan keluarga.

Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mencari pasangan melalui cara yang lebih bertanggung jawab dibandingkan perkenalan di media sosial yang sering kali menyimpan risiko penipuan identitas maupun penyalahgunaan data pribadi.

Dengan proses yang lebih terverifikasi, peserta diharapkan dapat membangun hubungan berdasarkan keterbukaan dan keseriusan menuju jenjang pernikahan.

Baca Juga: Pimpinan Hidayatullah: Sampai Kapan Bela Palestina? Sampai Palestina Merdeka!

Nikah Fest 2026 juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, akademisi, dan masyarakat dalam mendorong terbentuknya keluarga Indonesia yang harmonis dan tangguh.

Melalui kegiatan ini, pencarian jodoh tidak hanya dipandang sebagai upaya menemukan pasangan hidup, tetapi juga sebagai langkah awal membangun generasi yang berkualitas melalui institusi keluarga yang kokoh. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Wakil Ketua MUI Serukan “Bocelli No, Palestina Yes!” dan Bacakan Fatwa Dukungan Palestina

Rekomendasi untuk Anda