Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ribuan Pemukim Ikut Pawai Bendera Provokatif Israel di Yerusalem Timur

Hasanatun Aliyah Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:54 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:54 WIB

28 Views

Ilustrasi: Orang-orang Yahudi saat merayakan peringatan 50 tahun pendudukan Israel atas Yerusalem Timur di Gerbang Damaskus di Yerusalem. (Foto: Anadolu Agency)

Jerusalem, MINA – Ribuan pemukim Illegal Israel ikut serta dalam “Pawai Bendera” yang provokatif di kawasan Gerbang Damaskus, salah satu pintu masuk paling terkenal di Kota Tua Yerusalem Timur, di bawah perlindungan dari pasukan polisi penjajah.

Seperti dikutip dari Palinfo, Sabtu (16/5), pawai tersebut dihadiri oleh para menteri dan anggota Knesset dari koalisi pemerintahan, termasuk Menteri Keamanan Nasional sayap kanan ekstrem Itamar Ben-Gvir dan Menteri Keuangan sayap kanan ekstrem Bezalel Smotrich, bersama dengan pejabat senior polisi dan militer Israel serta anggota Knesset ekstremis lainnya.

Para pemukim mengibarkan bendera Israel dan spanduk yang membawa slogan-slogan rasis yang menyerukan kematian orang Arab dan mengancam akan membangun Kuil di Masjid Al-Aqsa.

Para peserta juga menyerang warga Palestina dan jurnalis yang berada di area tersebut dengan meludahi mereka, meneriakkan hinaan, dan menari dengan bendera.

Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang

Pasukan Israel menempatkan penembak jitu di dinding Gerbang Damaskus dan menyebar secara luas di seluruh area, jalan-jalan Yerusalem Timur, dan gang-gang Kota Tua, secara efektif mengubahnya menjadi zona militer dengan dalih mengamankan pawai.

Polisi Israel mencegah warga Palestina bergerak bebas di Kota Tua dan memaksa pemilik toko untuk menutup usaha mereka sambil melindungi para pemukim.

Lebih awal pada hari Kamis (14/5), Ben-Gvir kembali melakukan serbuan ke kompleks Masjid Al-Aqsa, bertepatan dengan apa yang disebut Israel sebagai “Hari Yerusalem” dan menjelang “Pawai Bendera” tahunan yang digelar untuk menandai pendudukan Israel atas Yerusalem Timur pada tahun 1967 menurut kalender Ibrani.

Pemerintah Provinsi Yerusalem mengumumkan bahwa 1.412 pemukim menyerbu halaman Masjid Al-Aqsa selama serbuan pagi dan sore hari, di tengah serangkaian pembatasan ketat Israel yang diberlakukan terhadap para jemaah dan warga Yerusalem pada umumnya.[]

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia