Tel Aviv, MINA – Satu rudal tunggal Iran menyebabkan kerusakan besar pada 40 bangunan di Tel Aviv, demikian pengakuan pemerintah kota otoritas pendudukan pada Ahad (1/3).
Menurut pemerintah kota, sekitar 200 pemukim terpaksa meninggalkan bangunan yang rusak dan ditempatkan di tiga hotel di seluruh Tel Aviv. Channel 12 Israel juga melaporkan bahwa serangan rudal tersebut mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.
Mengomentari insiden tersebut, pasukan pendudukan Israel mengatakan rudal itu membawa ratusan kilogram bahan peledak. Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan menyusul agresi AS-Israel, yang telah diancam akan dibalas oleh Iran. Almayadeen melaporkan.
Sebelumnya pada Ahad, permukiman Beit Shemesh, dekat al-Quds yang diduduki, mengalami kerusakan luas menyusul serangan rudal tambahan Iran yang dilakukan sebagai bagian dari tanggapan Teheran terhadap agresi AS-Israel.
Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme
Situs web Israel, Walla, mengutip seorang pejabat di Komando Pertahanan Dalam Negeri yang mengatakan: “Kita akan menghadapi hari-hari yang sulit dan menantang.”
Tentara Israel memberlakukan sensor media yang ketat dan telah memperingatkan warga Israel agar tidak mempublikasikan video yang menunjukkan kerusakan atau mengungkap lokasi yang menjadi sasaran serangan.
Menurut media Israel, sekitar 200 bangunan rusak di Tel Aviv akibat serangan rudal terbaru. Sirene serangan udara berbunyi di seluruh wilayah pusat, Haifa dan Krayot, serta di utara dan al-Quds yang diduduki.
Sebelumnya, sebuah rudal dilaporkan menghantam pemukiman Beit Shemesh di dekat al-Quds yang diduduki. Laporan dari hari Sabtu telah menunjukkan kerusakan signifikan di Tel Aviv, termasuk runtuhnya sebuah bangunan dan serangan langsung ke target Israel.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Media Israel juga mengkonfirmasi adanya korban luka setelah peluncuran rudal skala besar ke arah wilayah pendudukan. Rekaman video beredar menunjukkan momen sebuah rudal meledak di Beit Shemesh. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic