Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teliti Produk Korea di Aceh, Kim Young Jae Lulus di Pascasarjana UIN Ar-Raniry

Redaksi Editor : Arif R - Senin, 15 Juni 2026 - 09:53 WIB

Senin, 15 Juni 2026 - 09:53 WIB

42 Views ㅤ

Kim Young Jae, mahasiswa asal Korea Selatan. (FOTO: Humas UIN Ar-Raniry)

Banda Aceh, MINA — Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali mencatat capaian akademik internasional setelah seorang mahasiswa asal Korea Selatan, Kim Young Jae, berhasil meraih gelar Magister Ekonomi Syariah. Pencapaian ini menjadi bukti semakin meningkatnya daya tarik UIN Ar-Raniry sebagai kampus Islam bertaraf global.

Keberhasilan Kim Young Jae di UIN Ar-Raniry menjadi sorotan dalam prosesi yudisium Pascasarjana semester ganjil tahun akademik 2025/2026. Kim menjadi salah satu dari 147 mahasiswa yang diyudisium di Aula Lantai III Gedung Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Sabtu (13/6) yang lalu.

Pada agenda tersebut, sebanyak 147 mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry resmi dinyatakan lulus, terdiri dari 110 lulusan program magister dan 37 lulusan program doktor.

Menariknya, mahasiswa asal Korea Selatan tersebut tidak sekadar menempuh pendidikan biasa. Dalam tesisnya, Kim Young Jae meneliti perilaku konsumsi produk Korea di Aceh, khususnya bagaimana masyarakat Muslim mempertimbangkan aspek halal sebelum membeli berbagai produk yang berasal dari Korea Selatan.

Baca Juga: Wamen Komdigi Dorong Perguruan Tinggi Ambil Peran dalam Pengembangan Ekosistem AI

Penelitian tentang konsumsi produk Korea di Aceh itu berangkat dari fenomena semakin kuatnya pengaruh Korean Wave atau gelombang budaya Korea Selatan yang kini berkembang pesat di Indonesia. Popularitas drama Korea, musik K-Pop, makanan, hingga produk kecantikan mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat, termasuk di Aceh.

Dalam riset akademiknya, Kim mengkaji sejumlah faktor yang memengaruhi keputusan konsumen Muslim dalam memilih produk Korea. Variabel yang diteliti meliputi religiusitas, norma subjektif, persepsi kontrol perilaku, pengetahuan halal, kepuasan konsumen, serta niat membeli produk Korea Selatan.

Untuk memperkuat hasil penelitian, mahasiswa Korea Selatan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh tersebut melibatkan sebanyak 204 responden Muslim. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB) yang umum digunakan dalam studi perilaku konsumen modern.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor seperti sikap konsumen, norma sosial, persepsi kontrol perilaku, dan niat membeli memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan masyarakat Aceh dalam mengonsumsi berbagai produk asal Korea Selatan.

Baca Juga: STAI Al-Fatah Bogor Tutup KKN di Balaraja dengan Malam Keakraban

Sementara itu, faktor religiusitas dan kepuasan konsumen justru tidak menunjukkan pengaruh langsung terhadap perilaku konsumsi. Namun, penelitian menemukan bahwa semakin tinggi pengetahuan masyarakat terhadap sertifikasi halal produk Korea, semakin selektif pula keputusan konsumen dalam membeli produk tersebut.

Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Eka Srimulyani, menilai keberhasilan mahasiswa internasional seperti Kim Young Jae menunjukkan semakin kuatnya reputasi UIN Ar-Raniry sebagai perguruan tinggi Islam yang mampu menarik mahasiswa dari berbagai negara.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa asing di lingkungan kampus bukan hanya memperluas jaringan kerja sama internasional, tetapi juga memperkaya pertukaran gagasan, perspektif akademik, dan pengalaman lintas budaya dalam dunia pendidikan tinggi.

Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman, menyebut meningkatnya jumlah mahasiswa internasional menjadi bagian dari transformasi kampus menuju universitas Islam yang memiliki reputasi global.

Baca Juga: Menavigasi Era Digital: Menjaga Fitrah Anak Melalui Cahaya Wahyu

Pada periode yang sama, Pascasarjana UIN Ar-Raniry juga mencatat pencapaian baru dengan meluluskan enam mahasiswa pertama program double degree internasional hasil kerja sama akademik dengan Universiti Utara Malaysia yang didukung pembiayaan program beasiswa LPDP.

Capaian ini memperlihatkan bahwa UIN Ar-Raniry Banda Aceh semakin berkembang menjadi pusat pendidikan Islam modern yang mampu bersaing di tingkat internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi global bagi mahasiswa dari berbagai negara. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Program Madrasah Layak Belajar BAZNAS Sasar 700 MIS dan MTsS

Rekomendasi untuk Anda