Tel Aviv, MINA – israel/">Angkatan Darat Israel memperingatkan ancaman eksodus massal personel menyusul lonjakan permintaan pengunduran diri dari perwira dan prajurit, menurut laporan media lokal yang dikutip Anadolu, Selasa (16/12).
Harian Yedioth Ahronoth melaporkan, militer Israel sedang mengalami eksodus massal perwira dan bintara setelah mereka mengajukan permintaan berhenti.
Surat kabar itu menyebutkan, sejauh ini telah ada 500 permintaan dari perwira dan bintara dalam dinas reguler yang ingin dibebaskan dari posisi mereka, tanpa merinci kapan permintaan ini diajukan.
Militer tersebut dikabarkan mengantisipasi lebih banyak permintaan pengunduran diri dari personel tetap yang bertugas di pasukan reguler.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Laporan tersebut menyebutkan, Knesset (parlemen Israel) belum menyetujui amendemen hukum yang memungkinkan peningkatan tunjangan pensiun bagi perwira dan prajurit dengan kisaran 7-11 persen.
Surat kabar itu menjelaskan, 500 permintaan pengunduran diri diajukan oleh personel tetap dalam dinas reguler, bukan cadangan, dan disebabkan oleh gaji rendah serta tekanan berat selama dinas militer, khususnya dalam perang di Jalur Gaza.
Militer disebutkan berjuang untuk meyakinkan ribuan perwira dan bintara untuk terus bertugas permanen, dengan hasil yang diperkirakan adalah penurunan kinerja keseluruhan angkatan darat.
Laporan ini muncul dalam konteks operasi militer Israel di Gaza yang telah mengakibatkan korban jiwa dalam jumlah besar dan kehancuran di wilayah tersebut.[]
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic