New Jersey, MINA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi sasaran sorakan dan siulan dari sebagian penonton saat mengikuti prosesi penyerahan trofi kepada Tim Nasional Spanyol, juara Piala Dunia FIFA 2026, di Stadion New York New Jersey, Senin (20/7).
Reaksi tersebut menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian pada penutupan turnamen sepak bola terbesar di dunia itu mengingat Trump bukanlah sosok yang menjunjung tinggi fairplay dan nilai-nila kemanusiaan.
Trump memasuki lapangan bersama Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menyerahkan medali kepada para pemain dan ofisial kedua tim. Sorakan terdengar dari sejumlah tribun ketika keduanya berjalan menuju podium, meski prosesi penghargaan tetap berlangsung sesuai agenda hingga kapten Spanyol menerima trofi juara.
Setelah penyerahan trofi, Trump sempat tetap berdiri di atas podium ketika para pemain Spanyol bersiap merayakan keberhasilan mereka.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Momen itu memicu beragam reaksi di media sosial sebelum akhirnya Presiden FIFA Gianni Infantino mengarahkan Trump untuk meninggalkan panggung agar para pemain dapat merayakan kemenangan mereka bersama tim.
Kehadiran Trump di final Piala Dunia juga menarik perhatian karena sebelumnya ia menuai kritik terkait sejumlah pernyataan dan tindakannya selama turnamen berlangsung.
Kehadiran tokoh politik dalam seremoni olahraga kerap memunculkan respons beragam dari publik, terutama ketika figur tersebut masih menjadi sosok yang kontroversial.
Spanyol memastikan gelar juara dunia keduanya setelah menundukkan Argentina dengan skor 1-0 melalui gol pada babak perpanjangan waktu. Kemenangan tersebut mengakhiri penantian La Roja selama 16 tahun sejak terakhir kali mengangkat trofi Piala Dunia pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem
Meski laga final berlangsung sukses dan mendapat apresiasi luas, sorakan yang mengiringi kehadiran Trump menjadi salah satu peristiwa yang paling banyak diperbincangkan dalam penutupan Piala Dunia 2026. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic