Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wali Kota New York Kutip Al-Qur’an dan Kitab Agama Lain Bela Hak Imigran

Rudi Hendrik Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 8 Februari 2026 - 07:30 WIB

Ahad, 8 Februari 2026 - 07:30 WIB

38 Views ㅤ

Wali Kota New york Zohran Mamdani bersama aktivis imigran, Diana Moreno di hari pemilahan Majelis Negara Bagian, New York, Selasa, 3 Februari 2026. (Foto: Zohran Kwame Mamdani)

New York, MINA – Wali Kota New York, Zohran Mamdani, telah menarik perhatian luas setelah mengutip Al-Qur’an dan kitab agama lainnya untuk membela hak-hak imigran.

Mamdani menggunakan ajaran Islam untuk memperjuangkan perlakuan manusiawi dan perlindungan bagi komunitas migran di Amerika Serikat. The New Arab melaporkan.

Mamdani menyampaikan pernyataan tersebut dalam acara sarapan antaragama pertama yang diadakan di Perpustakaan Umum New York di pusat kota Manhattan, Jumat (7/2), di tengah kontroversi yang terus berlanjut di AS mengenai taktik penegakan imigrasi, deportasi massal, dan peran ICE.

Merujuk pada kitab suci Islam, Mamdani mengutip ayat-ayat yang menekankan keadilan, martabat, dan kewajiban moral untuk melindungi yang rentan, menghubungkan prinsip-prinsip ini dengan perjuangan kontemporer yang dihadapi oleh migran tanpa dokumen dan pencari suaka di seluruh negeri.

Baca Juga: Raja Yordania: Ambisi Ekspansionis Israel Ancaman Terbesar Masa Depan Kawasan

“Al-Qur’an mengajarkan kita bahwa martabat manusia bersifat inheren, bukan bersyarat,” kata Mamdani, menarik paralel antara teks suci Islam dan seruan modern untuk perlindungan migran.

Ia menambahkan bahwa Islam adalah “agama yang dibangun di atas narasi migrasi.”

Merujuk pada konsep hijrah, migrasi dalam tradisi Islam, Mamdani menyorotinya sebagai pengingat bahwa perpindahan dan pencarian keselamatan berakar kuat dalam sejarah manusia.

Ia juga mengutip Taurat dan teks-teks keagamaan lainnya ketika berbicara tentang perlunya “mencintai orang asing yang tinggal di antara kalian.”

Baca Juga: Knesset Baru Israel akan Gelar Sidang Perdana 10 November

Pernyataan Mamdani muncul ketika otoritas federal memperluas langkah-langkah penegakan hukum karena beberapa negara bagian dan kota berupaya membatasi kerja sama dengan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE).

Selama pidatonya, ia juga berbicara tentang Renee Good dan Alex Pretti, dua warga Amerika yang dibunuh oleh agen ICE di Minneapolis bulan lalu.

“Agen-agen bertopeng, yang dibayar dengan uang pajak kita sendiri, melanggar Konstitusi dan menebar teror kepada tetangga kita,” kata Mamdani tentang petugas imigrasi. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Ukraina Catat 292 WNI Diduga Bergabung dengan Militer Rusia

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Khutbah Jumat
Internasional