Palangka Raya, MINA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Indonesia telah berdampak terhadap sekitar 5,4 juta orang di tujuh provinsi. Menghadapi ancaman kesehatan akibat asap, pemerintah memperkuat layanan kesehatan sekaligus menyiagakan fasilitas kesehatan di daerah terdampak.
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyalurkan sekitar 5,3 juta masker ke wilayah terdampak. Pemerintah masih memiliki stok sekitar 2,7 juta masker di tingkat provinsi yang dapat kembali didistribusikan apabila kebutuhan meningkat.
Selain distribusi masker, Kemenkes memantau sejumlah penyakit yang berpotensi meningkat akibat paparan asap, antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), pneumonia, asma, serta iritasi mata dan kulit.
Data Public Health Emergency Operations Center (PHEOC) Kemenkes per 27 Agustus mencatat 4.082 kasus ISPA di wilayah terdampak, sedangkan secara kumulatif mencapai 13.449 kasus.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Untuk memperkuat penanganan, pemerintah menyiagakan Public Safety Center (PSC), pos pelayanan kesehatan, rumah sakit rujukan serta dukungan logistik kesehatan.
Kemenkes juga mengirimkan konsentrator oksigen ke sejumlah lokasi yang membutuhkan dan terus memetakan kebutuhan masing-masing daerah agar bantuan dapat disalurkan secara tepat.
Dante mengimbau masyarakat di kawasan dengan kualitas udara buruk untuk menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Imbauan tersebut penting mengingat kualitas udara di sejumlah daerah terdampak telah mencapai level mengkhawatirkan. Data per 27 Agustus, misalnya, menunjukkan indeks standar pencemar udara (ISPU) di Pontianak, Kalimantan Barat, mencapai 328 atau masuk kategori berbahaya.
Karhutla yang meningkat sejak Juni 2026 terjadi di tengah musim kemarau panjang. Tujuh provinsi telah menetapkan status siaga darurat karhutla, yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan.
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Pemerintah terus mendorong pemadaman di titik-titik kebakaran sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat agar dampak asap tidak berkembang menjadi krisis kesehatan yang lebih luas.
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil
















Mina Indonesia
Mina Arabic