Cikampek, MINA – Otoritas kepolisian resmi menghentikan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way di ruas Tol Trans Jawa seiring dengan melandainya volume kendaraan pada masa arus balik Lebaran 2026.
Keputusan ini diambil setelah evaluasi mendalam menunjukkan bahwa arus kendaraan dari arah Timur menuju Jakarta telah kembali pada ambang batas normal, sehingga jalur menuju arah sebaliknya kini dapat dibuka kembali untuk masyarakat umum.
Normalisasi jalur ini menandai berakhirnya fase krusial pengamanan mudik dan balik yang menjadi perhatian nasional selama sepekan terakhir.
Penghentian sistem one way dilakukan secara bertahap mulai dari titik KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 72 Tol Cipali, sebelum akhirnya seluruh jalur dinyatakan bersih untuk lalu lintas dua arah.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Petugas di lapangan telah melakukan sterilisasi jalur guna memastikan tidak ada hambatan atau kendaraan yang tertinggal di jalur lawan arah saat skema normal diberlakukan kembali.
Meskipun rekayasa satu arah telah berakhir, Korlantas Polri tetap mengimbau para pengguna jalan untuk menjaga kewaspadaan tinggi dan mematuhi rambu-pola lalu lintas yang berlaku.
Personel kepolisian dan petugas jalan tol masih akan disiagakan di beberapa titik rawan guna memantau kelancaran arus dan memberikan bantuan darurat jika diperlukan oleh para pengguna jalan.
Kini, distribusi kebutuhan pokok dan moda transportasi umum dapat berjalan sesuai jadwal reguler, yang pada gilirannya akan menjaga stabilitas ekonomi di berbagai daerah.
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
Pelayanan di area peristirahatan (rest area) pun kini mulai beroperasi dengan pola normal dua arah, memberikan kenyamanan bagi para musafir untuk beristirahat dan menunaikan ibadah dengan tenang. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pimpinan Hidayatullah: Sampai Kapan Bela Palestina? Sampai Palestina Merdeka!
















Mina Indonesia
Mina Arabic