Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

20 Kapal dari Prancis Siap Gabung Sumud Flotilla Berlayar ke Gaza

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Ahad, 5 April 2026 - 02:07 WIB

Ahad, 5 April 2026 - 02:07 WIB

37 Views

(Ilustrasi) Armada Global Sumud Flotilla (Foto: Tunisian Monitor Online)

Marseille, MINA – Sekitar 20 kapal dari Prancis akan bergabung dengan Global Sumud Flotilla Spring Mission 2026, dengan keberangkatan dijadwalkan pada Sabtu (4/4) dari pelabuhan kota selatan Marseille, sebagai bagian dari upaya internasional untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Persiapan untuk flotilla telah berlangsung selama beberapa pekan di Pelabuhan L’Estaque, melibatkan inisiatif Thousand Madleens to Gaza, Freedom Flotilla Coalition dan beberapa kelompok masyarakat sipil berbasis di Prancis.

Setiap kapal diperkirakan akan membawa sekitar delapan orang beserta perlengkapan bantuan kemanusiaan, termasuk bantuan medis dan benih, sebelum melakukan persinggahan awal di Italia.

Para penyelenggara mengatakan misi ini bertujuan untuk menantang blokade di Gaza dan meningkatkan kesadaran internasional tentang situasi kemanusiaan di wilayah kantong tersebut.

Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi

Menurut Esther Le Cordier dari gerakan Thousand Madleens to Gaza, inisiatif ini dimulai di Prancis dan meluas ke sekitar 20 negara, mengumpulkan sekitar €500.000 untuk membeli dan menyiapkan kapal-kapal tersebut.

Le Cordier mengatakan flotilla ini mewakili upaya akar rumput kolektif dan menambahkan bahwa penyelenggara telah fokus untuk memastikan keselamatan kapal, sistem komunikasi serta kemampuan untuk mengakomodasi baik pelaut berpengalaman maupun relawan tanpa pengalaman maritim.

Ia menggambarkan misi ini sebagai bagian dari rencana yang lebih luas untuk mengerahkan lebih dari 100 kapal di seluruh Mediterania. Para aktivis yang terlibat dalam misi tersebut mengatakan mereka bertujuan untuk menarik perhatian pada kondisi kemanusiaan di Gaza dan mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal

Rekomendasi untuk Anda