MENANDAI datangnya tanggal 1 Muharam 1448 Hijriyah, ada baiknya kita membaca doa awal tahun. Amalan ini biasa dilakukan oleh para ulama terdahulu.
Doa Tahu Baru Hijriyah berisi permohonan perlindungan kepada Allah dari godaan setan dan hawa nafsu, sekaligus harapan agar tahun yang baru dipenuhi dengan amal-amal yang mendekatkan diri kepada-Nya.
Sebagaimana disebutkan dalam kitab Kanzun Najah wa as-Surur, berikut lafaz doa Tahun Baru Hijriyah:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةٌ تَمْلأُ خَزَائِنَ اللَّهِ نُوراً، وَتَكُونُ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِينَ فَرَجًا وَفَرَحًا وَسُرُورًا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ تَسْلِيمًا كَثِيرًا. اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَكَرِيمِ جُودِكَ الْعَمِيمِ الْمُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالْإِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَىٰ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Baca Juga: Sesama Muslim Bersaudara: Merawat Ukhuwah, Membela yang Tertindas
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas junjungan kami, Nabi Muhammad, shalawat yang memenuhi khazanah-Mu dengan cahaya, dan menjadi bagi kami dan kaum mukminin jalan keluar, kebahagiaan, dan kesenangan. Dan (limpahkan pula) kepada keluarganya dan para sahabatnya, serta berilah salam sebanyak-banyaknya. Ya Allah, Engkaulah Yang Abadi, Yang Dahulu, Yang Pertama. Kepada anugerah-Mu yang agung dan karunia-Mu yang luas tempat kami menggantungkan harapan. Tahun baru ini telah datang, maka aku memohon kepada-Mu penjagaan padanya dari setan dan para pengikutnya, bantuan untuk mengendalikan jiwa yang selalu memerintahkan kepada keburukan, dan kesibukan dengan hal-hal yang mendekatkan aku kepada-Mu dalam kedekatan. Wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga shalawat Allah senantiasa tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarganya dan para sahabatnya, dan semoga keselamatan tercurah atas mereka.”
Pergantian tahun pada hakikatnya bukan sekadar peristiwa bergantinya angka dalam kalender, melainkan momentum untuk memperbarui tekad, memperbaiki diri, dan memperkuat hubungan dengan Allah dan memperkuat persatuan umat Islam.
Kita perlu menanamkan komitmen ini dalam diri kita masing-masing. Sebab mengawali tahun baru dengan doa dan harapan yang baik merupakan salah satu bentuk ikhtiar spiritual.
Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita yang telah lalu, menjaga kita dari berbagai keburukan, serta melimpahkan keberkahan, kemudahan, dan kebaikan yang lebih luas di Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah ini. Amin ya Rabbal ‘Alamin.
Baca Juga: Bersyukur Tak Bertapi, Bersabar Tak Bertepi
Sumber: Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Membaca Ulang Resolusi Jihad dan Makna Hari Santri Nasional
















Mina Indonesia
Mina Arabic