SETIAP kali nama Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam disebut, ada getaran rindu yang semestinya membuncah di hati setiap orang beriman.
Di tengah hiruk-pikuk dunia yang melalaikan, membaca shalawat menjadi oase jiwa, sebuah amalan ringan di lisan namun berat timbangannya di sisi Allah.
Allah sendiri telah menegaskan dalam firman-Nya:
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab [33]: 56).
Baca Juga: Boleh Bersedih, Tapi Jangan Larut dalam Kesedihan
Bayangkan, Dzat yang Maha Agung dan seluruh malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi kita. Lalu, kita diperintahkan untuk turut serta dalam barisan mulia ini. Sungguh keutamaan yang melimpah bagi siapa pun yang mengamalkannya.
Berikut 5 keutamaan membaca shalawat kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, yang menggugah hati, yang semoga menambah semangat kita untuk memperbanyak pujian shalawat kepada Baginda Rasul.
- Dicintai dan Didekati oleh Nabi Sendiri
Salah satu buah manis dari memperbanyak shalawat adalah kedekatan dengan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, baik di dunia maupun kelak di akhirat.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
Baca Juga: Komunitas Sebagai Fondasi Umat dan Benteng Generasi
أَوْلَى النَّاسِ بِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً
“Manusia yang paling utama (dekat) denganku pada hari kiamat kelak adalah yang paling banyak bershalawat atasku.” (HR. At-Tirmidzi).
Kedekatan ini adalah wujud cinta. Orang yang merindukan Nabi akan terus menyebut namanya, dan kekasih Allah itu pun akan mengenalinya di Padang Mahsyar. Tidak ada pemberian yang lebih indah selain dikumpulkan bersama dengan kekasih Allah dalam naungan rahmat-Nya.
- Allah Membalas 10 Kali Lipat dan Mengampuni Dosa
Ini adalah janji langsung dari Allah yang tidak pernah ingkar. Setiap satu kali shalawat yang kita ucapkan, Allah membalasnya dengan sepuluh kali shalawat rahmat untuk kita.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
Baca Juga: Kejahatan Yahudi Membuat Hatinya Keras Membatu
مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا
“Barang siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim).
Subhanallah. Ini 10 kali balasannya, bukan sekadar angka. Melainkan bukti kasih sayang Allah yang maha luas kepada hamba-Nya yang mengagungkan kekasih-Nya.
- Malaikat Turut Mendoakan dan Memohonkan Ampun
Tidak hanya Allah, para malaikat yang suci pun ikut bershalawat dan memohonkan ampunan bagi orang yang gemar membaca shalawat. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
أكثروا الصلاة علي ، فإن الله وكل بي ملكا عند قبري ، فإذا صل علي رجل من أمتي قال لي ذلك الملك : يا محمد إن فلان بن فلان صلى عليك الساعة
“Perbanyaklah oleh kalian untuk bershalawat kepadaku, karena sungguh Allah telah memberikan perintah kepada seorang malaikat untuk berada di kuburanku, jika ada seseorang dari umatku telah bershalawat kepadaku maka malaikat itu berkata kepadaku: “Wahai Muhammad, sungguh fulan bin fulan telah bershalawat kepadamu saat ini”. (HR. Ad Dailami).
Baca Juga: Ustaz Amri Fatmi: Hidup Mewah Berdampak Luas pada Kerusakan Alam
Artinya, selama lisan kita basah dengan pujian kepada Nabi, malaikat-malaikat Allah tidak berhenti mendoakan kebaikan untuk kita. Sungguh kemuliaan yang tak terkira.
- Meraih Syafaat di Hari Kiamat
Setiap insan pasti membutuhkan pertolongan di hari yang tiada tempat berlindung selain kepada Allah. Salah satu amalan yang menjadi sebab turunnya syafaat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah memperbanyak shalawat.
Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
أَوْلَى النَّاسِ بِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً
“Orang yang paling berhak mendapatkan syafa’atku di hari Kiamat adalah orang yang paling banyak bershalawat kepadaku.” (HR. At-Tirmidzi).
Baca Juga: Kehidupan Berbangsa dalam Perspektif Al-Qur’an
Syafaat adalah pintu keselamatan terbesar di hari akhir. Dengan shalawat, kita memohon agar kelak Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersedia menjadi penolong kita di hadapan Allah. Maka, jangan sia-siakan kesempatan ini.
- Menjadi Sebab Terkabulnya Doa dan Terangkatnya Hajat
Shalawat bukan sekadar pujian, tetapi juga kunci dibukanya pintu langit.
Seringkali kita mengeluh doa tidak kunjung terkabul. Boleh jadi karena kita lupa membaca shalawat kepada Nabi sebagai pengantar doa kita. Shalawat adalah wasilah (perantara) yang menjadikan doa lebih layak untuk diangkat ke hadirat Allah, sekaligus menjadi sarana pemenuhan hajat-hajat kita di dunia dan akhirat.
Demikianlah 5 keutamaan membaca shalawat kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Untuk itu, marilah kita hidupkan lisan dan hati kita dengan shalawat. Jangan biarkan hari-hari berlalu tanpa kita menabur pahala melalui pujian kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Baca Juga: Perang Gaza dan Perubahan Persepsi Publik Amerika terhadap Palestina
Semoga kita kelak termasuk dalam golongan orang-orang yang dekat dengan beliau di surga. Aamiin. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Berubah ke Arah yang Lebih Baik
















Mina Indonesia
Mina Arabic