Doha, MNA – Qatar sedang berupaya memulai kembali pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran, kata Kementerian Luar Negeri, saat Perdana Menteri Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani memperingatkan keamanan regional tidak bisa bergantung pada konfrontasi berulang.
Juru bicara kementerian mengatakan pejabat Qatar “bolak-balik antar ibu kota” dengan harapan membuat kemajuan, dan Doha telah menerima jaminan dari pejabat pemerintahan AS bahwa Washington ingin mencapai kesepakatan. MEE melaporkan, Ahad (20/9).
Juru bicara menyerukan solusi regional yang memberikan stabilitas, bersama dengan pemahaman internasional yang melindungi jalur air seperti Selat Hormuz.
qatar/">Perdana Menteri Qatar mengatakan keamanan yang langgeng tidak dapat dibangun melalui “siklus eskalasi dan pembalasan yang berulang”, maupun melalui “pengaturan yang membuat negara mana pun rentan terhadap ketiadaan keamanan”.
Baca Juga: Raja Yordania: Ambisi Ekspansionis Israel Ancaman Terbesar Masa Depan Kawasan
Ia menyerukan kerangka kerja di mana kedaulatan dihormati, dan tidak ada negara yang dapat menjadi “ancaman bagi negara lain”, seraya menambahkan bahwa Qatar “telah bekerja sama dengan mitra regional dan internasional untuk menjaga saluran komunikasi tetap terbuka dan mengurangi ketegangan.” []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Knesset Baru Israel akan Gelar Sidang Perdana 10 November
















Mina Indonesia
Mina Arabic