Makkah, MINA – Otoritas keamanan Arab Saudi membantah kabar yang menyebut adanya percobaan bom bunuh diri di Masjidil Haram, Makkah. Informasi tersebut beredar luas di media sosial setelah sebuah video yang memperlihatkan petugas mengamankan seorang pria menjadi viral.
Pihak keamanan menjelaskan, pria tersebut ditangkap karena mengganggu orang-orang yang melintas serta menimbulkan ketakutan dan kepanikan di antara jamaah. Petugas kemudian segera menangani kejadian tersebut dan mengambil langkah hukum terhadap yang bersangkutan. Saudi Gazette melaporkan, Sabtu (3/10).
Otoritas Saudi secara tegas menyatakan klaim mengenai adanya pelaku bom bunuh diri di kawasan Masjidil Haram tidak benar. Pihak berwenang juga belum mengungkap identitas maupun keterangan lebih rinci mengenai pria yang diamankan tersebut.
Sebelumnya, sejumlah unggahan di media sosial menyertakan video penangkapan pria tersebut dengan narasi bahwa dia mengenakan rompi berisi bahan peledak dan berupaya mendekati Ka’bah. Narasi tersebut kemudian menyebar dan memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi
Klarifikasi otoritas Saudi sekaligus menunjukkan perbedaan antara kejadian yang terkonfirmasi dan narasi yang menyertai video viral tersebut. Otoritas meminta masyarakat memperoleh informasi mengenai keamanan Masjidil Haram melalui sumber resmi dan tidak menyebarkan klaim yang belum terverifikasi.
Masjidil Haram merupakan tempat suci utama umat Islam dan menjadi lokasi Ka’bah yang merupakan kiblat umat Muslim di seluruh dunia. Karena aktivitas ibadah berlangsung sepanjang tahun, kawasan tersebut mendapat pengamanan ketat dari otoritas Saudi, terutama untuk menjaga keselamatan jamaah dan ketertiban di sekitar tempat suci. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal
















Mina Indonesia
Mina Arabic