Al-Quds, MINA – Anggota parlemen Israel, Amit Halevi dan puluhan pemukim Yahudi melakukan aksi provokasi di halaman Majid Al-Aqsa pada Ahad siang (15/2).
Mereka melakukan aksi tersebut dikawal oleh penjagaan ketat polisi pendudukan. Harian Al-Quds melaporkan.
Aksi provokatif tersebut terjadi pada saat kota suci Al-Quds menyaksikan eskalasi pembatasan warga muslim setempat dari Masjid Al-Aqsa menjelang Ramadhan, dan akan diberlakukan sepanjang Ramadhan nanti.
Sumber hak asasi manusia dari Wadi Hilweh melaporkan jumlah pemukim yang menyerbu Al-Aqsa pada periode pagi dan sore hari mencapai 204 pemukim.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Halevi memprovokasi pemukim ekstremis untuk terus menyerbu Al-Aqsa setiap waktu.
Semengtara itu, otoritas pendudukan mengeluarkan keputusan administratif mendeportasi 8 warga Yerusalem dari Masjid Al-Aqsa untuk periode yang bervariasi hingga enam bulan.
Daftar itu termasuk para penjaga Al-Aqsa, di antaranya Hossam Sidr, Ahmed Abu Alia dan Fadi Alayan.
Data yang dikeluarkan oleh Yayasan Internasional Al-Quds menunjukkan bahwa deportasi yang sistematis telah mempengaruhi lebih dari 1.000 warga Palestina selama periode terakhir, untuk mencegah warga masuk ke Masjid Al-Aqsa. []
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic