Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AS Mulai Kurangi Keterlibatannya dalam Pertahanan Israel

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Rabu, 10 Juni 2026 - 09:13 WIB

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:13 WIB

23 Views ㅤ

Ledakan di Tel Aviv akibat serangan Iran (Foto: Qudsn)

Tel Aviv, MINA – Amerika Serikat dilaporkan tidak lagi secara aktif membantu mencegat rudal dan drone Iran yang diluncurkan ke wilayah Israel, menandai perubahan sikap Washington di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara di Timur Tengah.

Kebijakan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya AS untuk mengurangi keterlibatan langsung dalam konflik yang terus meluas. Al-Jazeera melaporkan, Rabu (10/6).

Sejumlah pejabat Amerika menyebutkan bahwa sistem pertahanan udara AS yang sebelumnya turut membantu menghalau serangan Iran kini tidak lagi dikerahkan secara rutin untuk melindungi wilayah Israel.

Langkah itu diambil setelah muncul kekhawatiran bahwa keterlibatan militer yang lebih dalam dapat menyeret Washington ke dalam konfrontasi regional yang lebih luas.

Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang

Perubahan sikap tersebut terjadi ketika Iran masih memiliki kemampuan meluncurkan rudal balistik dan drone jarak jauh ke berbagai target di kawasan.

Dalam beberapa bulan terakhir, serangan balasan Iran tidak hanya menyasar Israel, tetapi juga sejumlah fasilitas dan pangkalan militer yang terkait dengan Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Meski demikian, pemerintah AS menegaskan komitmennya terhadap keamanan Israel tetap berlaku. Dukungan intelijen, pasokan persenjataan, serta kerja sama pertahanan strategis antara kedua negara disebut masih berjalan.

Namun, Washington dikabarkan semakin mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dibandingkan eskalasi militer.

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer

Langkah AS ini juga mencerminkan adanya perbedaan pendekatan antara Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam menghadapi Iran.

Beberapa laporan menyebut Washington berupaya menahan Israel agar tidak melakukan serangan balasan yang berpotensi menggagalkan upaya perundingan dan memperluas konflik di kawasan.

Berkurangnya peran langsung AS dalam mencegat serangan Iran dapat menjadi ujian bagi sistem pertahanan berlapis Israel, termasuk Iron Dome, David’s Sling, dan Arrow.

Di sisi lain, kebijakan tersebut menunjukkan keinginan Washington untuk menjaga jarak dari konflik terbuka, meskipun tetap mempertahankan hubungan strategisnya dengan Tel Aviv. []

Baca Juga: Israel Lanjutkan Serangan di Gaza, Lima Warga Palestina Syahid 

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda