Banyak UKM Belum Mengetahui Fintech

Semarang, MINA – Kalangan Usaha Kecil Menengah (UKM) masih banyak yang belum mengetahui tentang financial technology (fintech). Padahal, di era industri 4.0 ini, pemanfaatan teknologi keuangan digital semakin berkembang pesat.

“UKM masih banyak yang belum mengetahui tentang fintech, apalagi fintech syariah,” kata Prita Ilham Poempida, chief marketing officer PT Kerjasama Untuk Negeri (KUN), di sela-sela kegiatan Rapat Kerja Nasional Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Indonesia, Ahad (23/6).

Menurutnya, Indonesia adalah negara yang memiliki valuasi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, sehingga sangat perlu mendorong sektor fintech. Khususnya fintech syariah guna meningkatkan inklusi finansial di Indonesia.

GKN adalah lembaga binaan Kementerian Koperasi dan UMKM yang tengah menggelar Rapat Kerja Nasional di Semarang, 23 hingga 25 Juni 2019.

Kegiatan dilaksanakan di dua tempat. Hari pertama di Hotel Siliwangi, Semarang, dengan agenda Temu Mitra GKN dan PT KUN, yang dilanjutkan Sharring Session Peluang Pembiayaan Usaha.

Sharing session dihadiri lebih dari 40 perwakilan UKM di tingkat provinisi yang kesemuanya merupakan anggota GKN. Tujuannya agar para pengusaha UKM memahami penggunaan kerjasama.com sebagai sarana untuk mendapatkan pembiayaan syariah.

“Kerjasama.com adalah fintech crowdfunding syariah untuk sosialisasi dan edukasi fintech syariah kepada para pengusaha UKM,” jelas Prita.

Diungkapkannya, permasalahan wirausaha pemula saat ini adalah mereka rata-rata belum memahami instrumen-instrumen apa saja yang ada di dunia keuangan.

“Kami memiliki kewajiban moral untuk memberikan edukasi kepada mereka,” katanya.

Hari kedua, kegiatan dilaksanakan di Hotel Balemong Resort, Ungaran, yang akan dihadiri oleh Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi & UKM RI dan Wakil Gubernur Jawa Tengah. Penandatanganan Letter of Intent antara GKN dan PT KUN akan dilakukan pada hari kedua ini.

Kegiatan lainnya adalah Launching GKN News dan talkshow yang menghadirkan sejumlah pakar dalam dunia fintech, terutama terkait dengan skema pembiayaan syariahnya. (T/R06/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)