Jakarta, MINA – Acara Bedah Berita MINA (BBM) di Radio Silaturahim (Rasil) Jumat (22/5) malam ini akan hadir dengan tema “Penculikan Relawan Sumud Flotilla Bukti Kejahatan Israel, Dunia Mengecam” bersama Sajadi dan Widi Kusnadi, jurnalis Kantor Berita MINA (Mi’raj News Agency).
Aksi biadab Zionis Israel yang menculik dan menahan ratusan relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) di perairan internasional menuai kecaman global. Insiden ini dinilai membongkar kejahatan rezim Zionis yang tega menganiaya aktivis kemanusiaan yang tengah berupaya mengirim bantuan ke Gaza yang diblokade.
Bahkan, Menteri Keamanan Nasional Israel yang kontroversial, Itamar Ben Gvir, dengan tega mengunggah video yang memperlihatkan para relawan dipaksa berlutut dengan tangan terikat. Ia tersenyum sambil mengibarkan bendera Israel dan berteriak, “Selamat datang di Israel! Di sini kami yang berkuasa!”.
Kebrutalan ini terjadi pada Senin (18/5) ketika pasukan Israel mencegat konvoi 54 kapal yang membawa 428 relawan dari 40 negara di perairan dekat Siprus, yang merupakan zona pencarian dan penyelamatan internasional.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Koalisi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) melaporkan bahwa selama penculikan, para relawan mengalami penyiksaan fisik, termasuk pemukulan dan tembakan peluru karet.
“Para peserta armada mengalami penyiksaan fisik selama penculikan mereka, termasuk pemukulan dan ditembak dengan peluru karet oleh pasukan Zionis,” demikian pernyataan GPCI.
Perlakuan ini semakin memicu kemarahan dunia setelah Ben Gvir justru memamerkan aksi penghinaan terhadap para relawan di media sosial.
Kemarahan dunia tidak terbendung. Sebanyak sembilan negara, yaitu Indonesia, Turki, Brasil, Kolombia, Yordania, Libya, Maladewa, Pakistan, dan Spanyol, secara resmi mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam “keras serangan berulang Israel terhadap Armada Sumud Global”.
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Para menteri luar negeri dari negara-negara tersebut menegaskan bahwa serangan terhadap kapal sipil dan penahanan sewenang-wenang terhadap aktivis merupakan “pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan hukum kemanusiaan internasional”.
Negara-negara Eropa seperti Italia, Inggris, Prancis, Belanda, Portugal, Spanyol, Kanada, dan Irlandia juga angkat suara. Mereka mengecam keras tindakan Ben Gvir, menyebutnya “tidak manusiawi” dan “melampaui batas”. Beberapa negara bahkan memanggil duta besar Israel untuk memberikan klarifikasi.
Menghadapi tekanan luar biasa, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya buka suara. Meskipun membela hak Israel untuk memblokade Gaza, ia mengkritik cara Ben Gvir menangani para aktivis.
“Cara Menteri Ben Gvir menangani para aktivis armada tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai dan norma-norma Israel. Saya telah menginstruksikan pihak berwenang terkait untuk mendeportasi para provokator sesegera mungkin,” tulis Netanyahu di media sosial X.
Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil
Kabar baik datang di tengah keprihatinan ini. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengonfirmasi bahwa sembilan warga negara Indonesia yang ikut serta dalam misi kemanusiaan ini telah dibebaskan dan dalam perjalanan menuju Istanbul, Turki, untuk selanjutnya dipulangkan ke Tanah Air.
“Sembilan WNI yang ditangkap militer Israel saat misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 saat ini sedang dalam perjalanan dari Israel ke Istanbul, Turki,” ujar Sugiono dalam pernyataan persnya pada Kamis (21/5).
Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah Turki yang telah berperan aktif memfasilitasi proses pemulangan para relawan.
Global Sumud Flotilla adalah inisiatif sipil damai dari puluhan negara yang bertujuan memecah blokade Israel yang mencekik Jalur Gaza. Blokade yang telah berlangsung bertahun-tahun ini menyebabkan kekurangan parah akan makanan, obat-obatan, dan air bersih bagi 2,3 juta penduduk Gaza, terutama setelah perang yang meluluhlantakkan wilayah tersebut.
Baca Juga: Tenggelamnya KM Virgo, Polisi Tetapkan 4 Orang sebagai Tersangka
BBM ini akan disiarkan langsung di Rasil 720 AM dan akan disiarkan ke beberapa radio di daerah, seperti di Batam, Palembang, Yogyakarta, Sukabumi, Banyuwangi, Pontianak dan lainnya.
Pendengar juga dapat mendengarkan secara online melalui live streaming radio silaturahim.com.
Pendengar setia Rasil yang ingin berinteraksi dengan nara sumber dapat menghubungi host Rasil di nomor WhatsApp 08111999720. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Anak Krakatau Erupsi Dua Kali, Abu Vulkanik Bergerak ke Barat Laut
















Mina Indonesia
Mina Arabic