Cibubur, MINA – Pembebasan Masjid Al-Aqsa adalah perjuangan paling strategis bagi umat Islam di seluruh dunia.
Demikian ditegaskan oleh Imaam Yakhsyallah Mansur, Pembina Utama Lembaga Kepalestinaan Aqsa Working Group (AWG), dalam tausiyahnya pada acara serah terima amanat Ketua Maemuna Center Indonesia, di Ruang Pelatihan Lantai 2 Gedung Rasil, Cibubur, Sabtu (18/7).
Dalam pengarahan yang dibacakan oleh Sekretaris Maktab Am, Agus Sudarmaji, Imaam Yakhsyallah menegaskan bahwa umat Islam harus istiqamah dalam memperjuangkan pembebasan Masjid Al-Aqsa dan Palestina.
Ia menyebut kawasan ini sebagai “heart island”, jantung dunia, yang memiliki kedudukan sentral dalam sejarah, akidah, dan peradaban Islam.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
“Perjuangan ini menghadapi musuh bersama umat Islam, yaitu Yahudi, yang sangat jelas disebutkan dalam Al-Qur’an, terutama dalam Surat Al-Maidah,” ujar Imaam Yakhsyallah.
Imaam Yakhsyallah juga mengingatkan bahwa kemenangan akan datang dengan adanya rasa ulfah, yaitu persatuan hati, kasih sayang, persaudaraan, dan keserasian hubungan di antara kaum mukminin.
“Pertolongan Allah datang melalui orang-orang beriman yang hati mereka disatukan oleh iman, cinta, dan kasih sayang karena Allah. Ketika ulfah melemah, kekuatan umat pun melemah. Sebaliknya, ketika ulfah menguat, maka terbukalah pintu-pintu pertolongan Allah dari arah yang tidak disangka-sangka,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, AWG secara resmi menetapkan Siti Mutmainah sebagai Ketua Maemuna Center Indonesia yang baru, menggantikan Onni Firyanti Hamidi.
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Serah terima ini menjadi simbol estafet perjuangan yang terus berlanjut, terutama dari kaum perempuan yang menjadi garda terdepan solidaritas untuk Palestina. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil
















Mina Indonesia
Mina Arabic