Teheran, MINA — Republik Islam Iran dan pemerintah Rusia dilaporkan telah menandatangani sebuah kesepakatan militer tertutup yang mencakup pembelian ribuan rudal pertahanan udara canggih dari Moskow. Media Iranitl melaporkan, Senin (23/2).
Menurut dokumen yang dikutip oleh media internasional Financial Times, kedua negara menyepakati kontrak senilai sekitar €500 juta atau setara hampir Rp10 triliun.
Perjanjian tersebut diteken di ibu kota Rusia, Moskow, pada Desember 2025 lalu tanpa pengumuman publik secara formal.
Dalam isi kesepakatan yang dirancang untuk tiga tahun pengiriman (2027–2029), Rusia akan memasok 500 unit peluncur portabel sistem pertahanan udara Verba beserta 2.500 rudal tipe 9M336 kepada Iran.
Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi
Sistem Verba dikenal sebagai salah satu persenjataan modern yang mampu menghadang sasaran berkecepatan rendah, termasuk drone, pesawat ringan, dan rudal jelajah.
Pembicaraan awal antara Teheran dan Moskow dimulai sejak Juli 2025. Permintaan ini muncul setelah Iran mengalami kerusakan signifikan pada sistem pertahanan udaranya akibat eskalasi konflik dengan Israel dan serangan yang melibatkan Amerika Serikat pada pertengahan tahun lalu.
Kesepakatan militer ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, terutama terkait pembicaraan program nuklir Iran yang terus berlanjut.
Presiden Amerika Serikat dan pihak Barat secara intensif mengawasi perkembangan militer Iran, sementara Iran menegaskan komitmennya memperkuat pertahanan negaranya.
Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal
Pengamat keamanan internasional menyatakan bahwa langkah ini mencerminkan semakin eratnya hubungan pertahanan antara Rusia dan Iran di tengah tekanan sanksi Barat.
Kerja sama strategis semacam ini berpotensi mengubah dinamika kekuatan militer di wilayah tersebut, serta menambah kompleksitas dalam diplomasi global seputar isu senjata dan stabilitas kawasan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pakta Pertahanan Mekah Siap Kerahkan Pasukan Hadapi Houthi
















Mina Indonesia
Mina Arabic