Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump Ancam Rusia dan China Tidak Persenjatai Iran, Presiden Putin dan Pezeshkian Justru Bertemu

Rudi Hendrik Editor : Sri Astuti - Rabu, 2 September 2026 - 13:54 WIB

Rabu, 2 September 2026 - 13:54 WIB

26 Views ㅤ

Pertemuan Presiden Rusia Vladimir Putin dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian di Bishkek, Kirgistan pada Selasa, 1 September 2026. (Foto: X / @mfa_russia/MFA Russia)

Bishkek, MINA – Sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengancam Moskow dan Beijing agar tidak mempersenjatai Iran, Presiden Rusia Vladimir Putin dan rekannya dari Iran, Masoud Pezeshkian, justru bertemu di Bishkek, Kirgistan pada Selasa (1/9).

Dilansir dari Arab News, kedua presiden tersebut mengadakan pembicaraan di sela-sela pertemuan puncak Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO), yang mempertemukan lebih dari belasan pemimpin, termasuk Xi Jinping dari China dan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Presiden Trump telah mengancam akan menghantam Iran dengan “keras” setelah kedua pihak yang bermusuhan itu saling melepaskan tembakan untuk pertama kalinya dalam beberapa pekan.

Pezeshkian mengatakan dalam pertemuan puncak tersebut bahwa jika Amerika Serikat kembali ke kesepakatan yang bertujuan mengakhiri permusuhan selama berbulan-bulan itu, Iran “akan segera mengambil tindakan timbal balik,” menurut situs web kepresidenan Iran.

Baca Juga: Raja Yordania: Ambisi Ekspansionis Israel Ancaman Terbesar Masa Depan Kawasan

Kesepakatan yang dimaksudkan untuk membuka jalan bagi perundingan damai final itu telah gagal karena kedua belah pihak saling menuduh melanggar ketentuan-ketentuannya.

Pezeshkian juga memperingatkan pada Selasa bahwa kembalinya Amerika Serikat pada “kebijakan tekanan dan ancaman” berisiko menggagalkan upaya diplomatik untuk mengakhiri perang.

Ia kemudian bertemu dengan Putin dan berkata kepadanya: “Kami menghargai dan berterima kasih atas sikap Anda di setiap tahapan.”

“Hal ini menunjukkan bahwa hubungan kita adalah hubungan strategis; ini bukan hubungan biasa,” katanya. []

Baca Juga: Knesset Baru Israel akan Gelar Sidang Perdana 10 November

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda