Ankara, MINA – Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Suriah sekaligus Duta Besar AS untuk Türkiye, Tom Barrack, mengkritik serangan Israel terhadap pangkalan militer Abu al-Duhur di Suriah. Ia menilai serangan tersebut berisiko memicu konfrontasi langsung antara Israel dan Türkiye.
Serangan Israel pada 18 Agustus 2026 menyasar pangkalan Abu al-Duhur di Provinsi Idlib, sekitar 70 kilometer dari perbatasan Türkiye. Barrack mengatakan serangan tersebut hampir memicu eskalasi karena Ankara tidak mendapat pemberitahuan sebelumnya mengenai operasi Israel. Anadolu melaporkan, Ahad (23/8).
Barrack menyebut salah satu kemungkinan di balik serangan itu adalah upaya memancing Türkiye agar memberikan respons militer. Ia juga mengatakan pemeriksaan intelijen Amerika Serikat tidak menemukan adanya pengerahan pasukan Türkiye di pangkalan tersebut seperti yang diklaim Israel.
Menurut Barrack, perkembangan hubungan Türkiye dengan pemerintahan Suriah menjadi salah satu faktor penting dalam dinamika keamanan kawasan.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Ankara diketahui memberikan dukungan militer dan bantuan pembangunan kepada pemerintahan Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa, termasuk dalam upaya membangun kembali institusi dan kemampuan pertahanan Suriah.
Israel membantah pernyataan Barrack. Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menyatakan pemerintahnya telah memberikan informasi kepada pihak Amerika Serikat dan Suriah sebelum serangan.
Israel beralasan serangan dilakukan karena Suriah dinilai hampir melanggar kesepakatan keamanan dengan mengizinkan pengerahan pasukan Türkiye di pangkalan tersebut.
Untuk mencegah insiden serupa berkembang menjadi konflik yang lebih besar, Amerika Serikat kini mendorong pembentukan mekanisme deconfliction yang melibatkan Israel, Suriah dan Türkiye.
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
Mekanisme komunikasi tersebut diharapkan dapat mencegah kesalahpahaman dan mengurangi risiko bentrokan militer di wilayah Suriah. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur
















Mina Indonesia
Mina Arabic