Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Blokir Al-Jazeera dan Al-Mayadeen di Semua Platform Digital dan TV

Hasanatun Aliyah Editor : Widi Kusnadi - Selasa, 27 Januari 2026 - 08:35 WIB

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:35 WIB

33 Views

(Al Jazeera)

Tel Aviv, MINA – Otoritas penjajah Israel memerintahkan pemblokiran jaringan televisi Al Jazeera yang berbasis di Qatar dan Al-Mayadeen dari Lebanon di seluruh platform digital, layar TV dan YouTube. Larangan ini ditandatangani oleh Menteri Komunikasi Israel Shlomo Karhi.

Dalam pernyataannya di media sosial, yang dikutip MEMO, Senin (26/1), Karhi menyatakan bahwa mulai hari ini, kedua jaringan tersebut akan diblokir di Israel, baik di situs web mereka, televisi dan YouTube.

Ia menambahkan bahwa dengan persetujuan Menteri Pertahanan, gangguan juga dapat dilakukan pada siaran satelit. Karhi menyebut bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pemerintah menyetujui larangan yang diperluas ini, mengacu pada undang-undang yang telah diamandemen.

Menurut harian Israel Haaretz, keputusan ini akan tetap berlaku selama 90 hari. Langkah-langkah tersebut memperluas pembatasan yang diberlakukan lebih dari dua tahun lalu di bawah apa yang dikenal sebagai “undang-undang Al Jazeera,” yang melarang penyiaran kedua saluran di dalam Israel.

Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang

Knesset bulan lalu menyetujui amandemen yang memungkinkan menteri komunikasi untuk menutup outlet media asing terlepas dari apakah keadaan darurat telah diberlakukan.

Israel melarang Al-Mayadeen, yang digambarkannya berafiliasi dengan Hezbollah, untuk beroperasi di Israel dan wilayah Palestina yang diduduki pada November 2023.

Pada Mei 2024, di puncak agresi militer Israel di Gaza, Tel Aviv melarang Al Jazeera beroperasi, keputusan yang telah berulang kali diperpanjang karena liputan jaringan tersebut tentang serangan mematikan itu.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer

Rekomendasi untuk Anda