Kemenag Bahas Naskah Akademik Unifikasi Kalender Hijriyah

(Foto: Kemenag)

Serpong, MINA – Kementerian Agama (Kemenag) dan sejumlah pakar beserta jajaranya melakukan pembahasan Naskah Akademik penyatuan (Unifikasi) Kalender Hijriyah.

“Naskah akademik ini adalah starting point yang dapat menjadi justifikasi bagi konstruksi pengetahuan. Untuk menyusunnya tentu harus dibangun dengan argumentasi yang kokoh dan kuat dengan memanfaatkan kepakaran kolektif maupun beragam variasi metodologi yang ada,” kata Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin dalam Diskusi Kelompok Terarah atau Focus Group Discussion (FGD) Hisab Rukyat di Serpong, Tangerang Selatan. Demikian dikutip laman kemenag, Selasa (15/9).

Menurutnya, penyatuan Kalender Hirjiyah merupakan salah satu tahapan penting yang akan menjadi tolak ukur progres upaya unifikasi dan prosesnya tidaklah mudah, membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun,  berbekal komitmen kolektif dan dukungan dari banyak pihak, optimis tujuan ini akan tercapai.

Guru Besar UIN Alaudin Makassar ini juga mengingatkan pentingnya komunikasi public yang efektif dalam mensosialisasikan rumusan naskah akademik unifikasi kalender hijriyah ini kepada masyarakat.

“Berbagai aktifitas lainnya harus juga dilakukan, dan ini menurut saya cukup fundamental. Yaitu, membuka komunikasi publik kepada pimpinan dan tokoh-tokoh agama, MUI, Ormas Islam, Civil Society lainnya. Intensitas sosialisasi itu tentu saja harus kita mulai dengan sodoran hasil Naskah Akademik yang bagus,” jelasnya.

Hadir sebagai pembahas dari anggota Komisi Fatwa MUI, pakar falak UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dewan Hisab Rukyat Persis, Planetarium Jakarta, Peradilan Agama, BMKG, MUI Pusat, Lajnah Falakiyah, LAPAN, serta Direktur Urusan Agama Islam dan Bimbingan Syariah Moh. Agus Salim beserta jajarannya.

“Saya memberikan apresiasi atas kehadiran para pakar hisab rukyat, baik dari unsur lembaga, ormas Islam dan akademisi. Sungguh ini adalah upaya yang kuat yang dibangun bersama, guna mewujudkan cita-cita mulia yaitu penyatuan kalender hijriyah,” ujar Kamaruddin.

“Segala hasil dari pertemuan yang ada harus kita himpun. Kita akan terus melangkah guna mencapai tujuan. Semoga pertemuan ini dapat produktif, bermanfaat dan mencapai titik capai goal yang kita rencanakan,” tambahnya. (R/SR/R1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)