Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menlu Sugiono Klaim Palestina Setujui Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 22 Februari 2026 - 04:03 WIB

Ahad, 22 Februari 2026 - 04:03 WIB

16 Views ㅤ

Menlu RI Sugiono.(Foto: Kemlu RI)

Washington D.C., MINA — Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono pada Sabtu (21/2) memastikan rencana pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Jalur Gaza, Palestina telah mendapat persetujuan serta pemahaman dari pihak Palestina.

Pernyataan ini disampaikan saat Sugiono menghadiri konferensi pers di ibu kota Amerika Serikat menyusul pertemuan Dewan Perdamaian (Board of Peace).

Menurut Sugiono, kehadiran perwakilan Palestina dalam pertemuan Board of Peace, yakni Ketua National Committee on Administration of Gaza (NCAG) Ali Shaath, menunjukkan bahwa otoritas Palestina memahami dan menyetujui rencana keterlibatan Indonesia dalam International Stabilization Force (ISF) yang akan bertugas di Gaza.

Sugiono menyebutkan bahwa pihak Palestina menyambut baik rencana penciptaan suasana aman dan stabil di Gaza sebagai langkah awal sebelum tahapan berikutnya dilaksanakan.

Baca Juga: Ketua Maemuna Center Indonesia: Palestina Ujian bagi Nurani

“Yang mereka butuhkan adalah situasi yang aman dan stabil, sehingga semua pihak bisa melanjutkan tahap-tahap berikutnya,” kata Sugiono merujuk kebutuhan gencatan senjata serta keamanan warga sipil.

Pemerintah Indonesia berkomitmen mengirimkan sekitar 8.000 personel TNI secara bertahap untuk bergabung dalam ISF, yang awalnya akan ditempatkan di wilayah Rafah dan kemudian disebar ke beberapa sektor lainnya di Jalur Gaza.

Sugiono menegaskan pengiriman ini bukan operasi militer, melainkan untuk menjaga warga sipil serta mendukung upaya kemanusiaan seperti kesehatan dan rekonstruksi.

Sugiono juga menegaskan bahwa pasukan Indonesia di Gaza tidak akan terlibat dalam kegiatan militer seperti pelucutan senjata ataupun demiliterisasi. Meski demikian, personel tetap memiliki hak mempertahankan diri jika diserang saat menjalankan tugas perdamaian tersebut.

Baca Juga: Sarbini Abdul Murad: Panas di Monas Tak Seberapa Dibanding Gaza

Rencana pengiriman pasukan Indonesia ke Gaza merupakan bagian dari partisipasi negara ini dalam Board of Peace, dengan tujuan menyokong proses perdamaian dan stabilisasi Gaza.

Indonesia sebelumnya telah menyatakan dukungan terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB tentang penyelenggaraan misi stabilisasi, namun keterlibatan ini menuntut keterlibatan prinsip-prinsip kemanusiaan serta penghormatan terhadap hak rakyat Palestina. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Ahmad Shobri Lubis, Ketua PA 212: Gaza Tetap Teguh, Palestina Segera Merdeka

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Indonesia
Board of Peace Tegaskan Tak Akan Bekerja Sama dengan UNRWA di Gaza
Palestina
Palestina