Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 8 Februari, Idul Fitri 9 Maret 2027

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 21 September 2026 - 06:21 WIB

Senin, 21 September 2026 - 06:21 WIB

76 Views ㅤ

Ilustrasi

Jakarta, MINA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan kalender Islam 1 Ramadhan 1448 Hijriah jatuh pada 8 Februari 2027 dan Hari Raya Idulfitri bertepatan dengan Selasa, 9 Maret 2027. Penetapan tersebut mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang digunakan Muhammadiyah.

Berdasarkan kalender KHGT, 1 Ramadan 1448 H juga telah ditetapkan pada Senin, 8 Februari 2027. Dengan demikian, Ramadan 1448 H menurut kalender Muhammadiyah berlangsung selama 29 hari dan berakhir pada Senin, 8 Maret 2027.

Selain awal Ramadan dan Idulfitri, kalender tersebut menetapkan 17 Ramadan 1448 H atau Nuzulul Quran bertepatan dengan Rabu, 24 Februari 2027. Penetapan tanggal-tanggal tersebut menjadi acuan kalender ibadah bagi warga Muhammadiyah.

KHGT merupakan sistem kalender yang dikembangkan Muhammadiyah untuk menghasilkan kalender Hijriah yang dapat digunakan secara global.

Baca Juga: Ketua Maemuna Center Indonesia: Palestina Ujian bagi Nurani

Sistem ini mempertimbangkan perhitungan astronomis dalam menentukan awal bulan Hijriah sehingga tanggal-tanggal penting dapat disusun jauh sebelum waktunya.

Sementara itu, pemerintah Indonesia belum menetapkan secara resmi 1 Ramadan maupun 1 Syawal 1448 H. Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggunakan mekanisme penetapan yang berlaku, termasuk hasil hisab dan pengamatan hilal melalui sidang isbat.

Penetapan Muhammadiyah tersebut memberikan acuan lebih awal bagi masyarakat untuk mempersiapkan agenda Ramadan dan Idulfitri 2027. Adapun masyarakat tetap perlu memperhatikan keputusan resmi pemerintah bagi kepentingan penetapan hari libur dan cuti bersama nasional.

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sarbini Abdul Murad: Panas di Monas Tak Seberapa Dibanding Gaza

Rekomendasi untuk Anda