Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

MUI Desak Reformasi PBB Demi Keadilan Global

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Kamis, 16 April 2026 - 05:46 WIB

Kamis, 16 April 2026 - 05:46 WIB

19 Views ㅤ

Sekjend MUI Buya Amirsyah Tambunan (foto: dok MINA)

Jakarta, MINA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama berbagai organisasi kemasyarakatan Islam mengutuk keras agresi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel, serta mendesak reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar lebih adil dalam menjaga perdamaian dunia.

Seruan tersebut disampaikan dalam kegiatan Silaturahmi Nasional Ormas Islam dan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H yang digelar di Jakarta, Rabu (15/4). Dalam forum itu, MUI menyampaikan taujihat bertema persatuan umat manusia untuk mewujudkan keadilan dan perdamaian global.

Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan menegaskan bahwa Islam mengajarkan hidup dalam keberagaman sebagai jalan menuju ketakwaan sekaligus fondasi membangun dunia yang damai.

Ia menekankan bahwa tindakan kekerasan dan pembunuhan tanpa alasan yang sah merupakan pelanggaran serius terhadap nilai kemanusiaan.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

Dalam pernyataannya, MUI juga menyoroti pentingnya tanggung jawab kemanusiaan (mas’uliyah insaniyah) serta persatuan global (ukhuwah insaniyah) untuk melawan segala bentuk penjajahan dan agresi militer.

MUI mengajak seluruh elemen bangsa dan dunia internasional untuk memperkuat solidaritas dalam menghentikan konflik bersenjata.

Sikap ini sejalan dengan pernyataan MUI sebelumnya yang mendesak penghentian agresi militer di Timur Tengah serta mendorong penegakan hukum internasional terhadap pelaku pelanggaran kemanusiaan.

MUI menilai perdamaian dunia tidak akan terwujud tanpa keadilan yang ditegakkan secara nyata.

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Desakan reformasi PBB mencerminkan meningkatnya kritik global terhadap efektivitas lembaga tersebut dalam menangani konflik internasional, khususnya di Timur Tengah.

Reformasi dianggap penting agar PBB mampu bertindak lebih tegas dan independen dalam menjaga stabilitas dunia serta melindungi hak-hak kemanusiaan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Ditangkap Terkait Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Indonesia
Timur Tengah
Dunia Islam
MINA Sport
Indonesia
Internasional
Info MINA